Lebaran 2019

Mudik Naik Kereta Gratis dari Bandung? Bisa, Ini Caranya

Pemprov Jabar menjadikan penyiapan ini sebagai ancang-ancang walau Ramadan baru datang sebulan lagi.

Mudik Naik Kereta Gratis dari Bandung? Bisa, Ini Caranya
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kereta api Mutiara Selatan saat berhenti di Stasiun Cibatu, Rabu (22/11/2017). 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 100 armada bus dan satu rangkaian kereta api gratis untuk memfasilitasi masyarakat Jabar mudik Lebaran tahun ini.
Pemprov Jabar menjadikan penyiapan ini sebagai ancang-ancang walau Ramadan baru datang sebulan lagi.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Hery Antasari mengatakan dari 100 bus yang disediakan tersebut, 90 bus disiapkan khusus Pemprov Jabar dan 10 bus dari Jasa Raharja.
 "Satu rangkaian kereta api dengan kapasitas totalnya kurang lebih 4.700 tempat duduk disiapkan juga untuk tahun ini," ujar Hery di Kantor Dinas Perhubungan Jabar, Kota Bandung, Rabu (20/3).

Hery mengatakan kemudahan yang diberikan kepada masyarakat pada 2019 ini berbeda dengan tahun lalu yang tidak menyediakan kereta api untuk mengantar para pemudik ke kampung halamannya.

"Tapi karena kita merespon dinamika dan aspirasi pada tahun lalu sehingga kita menyediakan satu rangkaian kereta api tahun ini," katanya.

Untuk moda transportasi bus, dia mengatakan akan diberangkatkan pada empat titik, yaitu Bandung, Bekasi, Sukabumi, dan Bogor.
Dengan rincian dari Bandung 25 bus, Sukabumi 15 bus, Bekasi 40 bus, dan Bogor 10 bus. 
Kereta api ini bertujuan ke Surabaya, sedangkan bus bertujuan akhir di Solo dan Yogyakarta.

Hery mengatakan banyak pula aspirasi dari masyarakat yang mengingikan transportasi gratis ini diberikan untuk arus balik.
Untuk hal itu, pihaknya sedang mempelajari dan mencermati untuk menyediakan program pulang bareng.

"Karena agak berbeda karakternya, kalau perginya kan hampir bersamaan, kalau pulangnya berbeda beda. Ini harus ada koordinasi yang lebih," katanya.

Untuk mengikuti program mudik gratis ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat. Yaitu, dengan menujukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

"Dan juga harus memperlihatkan STNK kalau ingin membawa motor.  karena kita juga menyediakan kapasitas untuk 200 untuk motor yang bisa diangkut sama truk yang kita siapkan," katanya.

Masyarakat sendiri sudah dapat mendaftar program bernama Mudik Gratis Pemprov Jabar SELAMANYA (Selamat, Aman, dan Nyaman) tersebut di Kantor Dishub Jabar di Jalan Sukabumi, Kota Bandung sejak Rabu (20/3). Masa pendaftaran akan ditutup pada 20 Mei 2019.

Bus tujuan Solo dan Yogyakarta lewat jalur utara dan selatan pemberangkatannya akan dilangsungkan pada 1 Juni 2019.
Sedangkan untuk Kereta Api, akan menggunakan Kereta Api Mutiara Selatan dari Stasiun Bandung sampai Stasiun Gubeng Surabaya, pemberangkatan 2 Juni 2019.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau setiap perusahaan agar menyediakan layanan mudik gratis kepada karyawan. Khususnya, kepada perusahaan yang memiliki pegawai dalam jumlah banyak.

"Saya imbau kalau bisa jangan naik motor ya kalau yang punya pegawai banyak  saya himbau perusahaan perusahaanya  mengkoordinasikan untuk memberikan hadiah kemudahan mudik bareng ke zona-zona," ujar Ridwan Kamil.

Menurut dia, setiap oramg selalu antusias dengan sesuatu yang gratis. Karena itu, pihaknya akan mengupayakan memfasilitasi masyarakat tanpa harus memungut biaya. Setidaknya, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihaknya dalam memberikan kenyamanan. (Sam)
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved