Lepas Ekspor 5.000 Ton Kentang dari Garut ke Singapura, Mentan: Dulu Kita Impor Kentang

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan ekspor dari sektor pertanian naik 29 persen. Pihaknya akan menggenjot ekspor terutama dari kentang

Lepas Ekspor 5.000 Ton Kentang dari Garut ke Singapura, Mentan: Dulu Kita Impor Kentang
TRIBUNNEWS
Menteri Ketahanan Pangan dan Pertanian, Andi Amran Sulaiman. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Pemerintah optimistis tak akan melakukan impor jagung dan kentang. Bahkan, Indonesia malah mengekspor ke sejumlah negara.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan ekspor dari sektor pertanian naik 29 persen. Pihaknya akan menggenjot ekspor terutama dari kentang dan jagung.

"Kentang akan genjot ekspor, yang dulunya impor. Ekspor jagung, kentang, domba, kambing, bawang merah, telor ayam, ayam, kacang ijo akan digenkot ekspor ke depan," kata Andi Amran Sulaiman di Lapangan Ciateul, Garut, Kamis (21/3/2019).

Kedatangan Andi Amran Sulaiman ke Garut untuk melepas ekspor kentang sebesar 5 ribu ton kentang senilai Rp 340 miliar ke Singapura.

"Dulu kita impor kentang, hari ini kita lakukan ekspor ke beberapa negara. Kentang untuk pangan, impor sudah ditutup," ucapnya.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman Lepas Ekspor Sayur dan Buah dari Banjaran Kabupaten Bandung [VIDEO]

Menteri Pertanian Lepas Ekspor Manggis dan Bantuan untuk 10 Ribu Petani Milenial di Sukabumi

Sebanyak 128 petani di Kampung Panyingkiran, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, melakukan panen raya kentang.
Sebanyak 128 petani di Kampung Panyingkiran, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, melakukan panen raya kentang. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Amran juga melepas dua komoditas lainnya yakni 19 ton manggis senilai Rp 392 juta, dan barecore atau plywood 591,3 M3 dengan nilai Rp 1,4 miliar tujuan Tiongkok.

"Yang menarik di Garut itu adalah Jagung. Dari puluhan ribu hektare, produksinya sampai setengah juta ton," ujarnya.

Untuk kentang, pihaknya juga berencana untuk menutup keran impor bagi sektor industri. Pada 2014, Indonesia masih mengimpor 3,5 juta ton.

"Kentang 2018 tak ada impor, nol. Hari ini sudah ekspor. Itu kita mulai dari garut," katanya.

Selain melepas ekspor kentang, Amran juga membagikan 630 ribu ekor ayam ke rumah tangga yang masuk garis kemiskinan. Setiap keluarga akan mendapat 50 ekor ayam kampung. Kementan juga membagikan 2000 alat mesin pertanian.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved