Ular Piton Bermunculan Saat Musim Hujan, Warga Tangkap 5 Ekor, 4 Ular Dibunuh untuk Lihat Isi Perut

Kemunculan ular-ular piton itu, bagi warga Desa Rantau Bayur, tak hanya mengancam ternak tapi juga anak-anak mereka.

Ular Piton Bermunculan Saat Musim Hujan, Warga Tangkap 5 Ekor, 4 Ular Dibunuh untuk Lihat Isi Perut
Handout/Kompas.com
Salah satu ular piton berhasil ditangkap warga Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Sejak desa itu dilanda banjir, setidaknya warga sudah menangkap lima ekor ular tersebut. 

"Pertama dapat satu, terus dicari lagi ada empat. Jadi lima yang ditangkap, tapi hanya empat yang memakan ternak. Rata-rata mereka makan ayam dan bebek. Kami takutnya anak-anak jadi korban karena di sini lagi banjir," ujarnya.

Penggeledahan Kasus Narkoba di Blitar Bikin Heboh Warga, Ada 2 Ular Piton dan Buaya di Rumah Erni

Warga lain, Bambang (30), menambahkan selain karena takut kembali memakan hewan ternak, mereka juga khawatir selama banjir, ular itu akan mengintai anak-anak.

"Karena banyak anak-anak di sini. Warga juga takut nanti jadi korban. Ada empat (ular) dibunuh, satu masih ada dimasukkan dalam karung," ucap Bambang.

Bambang melanjutkan, panjang ular piton yang mereka tangkap itu pun berbeda-beda, mulai dari ukuran empat hingga lima meter.

"Yang paling besar itu lima meter, memang di sini banyak ular piton. Terlebih lagi banjir, warga juga jadi waspada," kata dia. (Kontributor Palembang, Aji YK Putra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga di Banyuasin Tangkap 5 Ular Piton, 4 di Antaranya Dibunuh"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved