Polri Kerahkan 15 Anjing Pelacak untuk Cari dan Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani Papua

Demi mencari dan membantu evakuasi korban banjir bandang di Sentani, Papua, Polri mengerahkan 15 ekor anjing K-9 atau anjing pelacak.

Polri Kerahkan 15 Anjing Pelacak untuk Cari dan Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani Papua
Dokumentasi Tribun Jabar
Polisi membawa anjing pelacak untuk mencari korban yang tertimbun longsor di Kampung cibitung, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (7/5). Hingga hari ketiga petugas berhasil menemukan lima orang. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Demi mencari dan membantu evakuasi korban banjir bandang di Sentani, Papua, Polri mengerahkan 15 ekor anjing K-9 atau anjing pelacak.

Sebanyak 15 anjing pelacak itu akan ditempatkan pada titik yang diperkirakan masih terdapat korban yang belum ditemukan akibat banjir bandang.

Pencarian korban banjir bandang di Sentari yang mengandalkan bantuan anjing pelacak terutama di tempat-tempat yang masih banyak material kayu dan lumpur.

"Diharapkan dengan bantuan K-9 tersebut dapat mempercepat proses pencarian korban yang belum ditemukan," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).

Adapun terkait pencarian korban, Dit Polairud Polda Papua telah memperluas pencarian.

Daftar 33 Korban Banjir Bandang Sentani yang Sudah Diidentifikasi, Ratusan Orang Masih Hilang

Banjir Bandang di Sentani Jayapura, 79 Meninggal Dunia dan 75 Orang Dilaporkan Hilang

Kini, lanjut Dedi, bagian kiri Danau Sentani turut disisir untuk mencari para korban menggunakan longboat.

Sementara itu, tim gabungan juga masih melakukan pembersihan di sejumlah titik yang terkena banjir bandang

"Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat masih melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang, yaitu Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru," tukas dia.

Seperti diketahui, wilayah Sentani diguyur hujan deras dalam beberapa hari belakangan. Hujan dengan intensitas tinggi dan rusaknya lingkungan alam menyebabkan banjir menerjang wilayah tersebut.

Hingga Selasa (19/3/2019) pagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 89 orang tewas dan 74 lainnya hilang akibat banjir bandang di Papua. (Vincentius Jyestha)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 15 Anjing Pelacak Dikerahkan Polri untuk Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved