Kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 di Kota Bandung, Berharap Lahir Bibit Baru Atlet Skateboard Tanah Air

Pemandangan di bawah Jembatan Layang Pasupati Kota Bandung tampak ramai dengan hadirnya penggiat skate

Kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 di Kota Bandung, Berharap Lahir Bibit Baru Atlet Skateboard Tanah Air
tribunjabar/putri puspita
Kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 di bawah jembatan layang pasupati Kota Bandung 

"Kompetisi dibagi menjadi empat kategori, mulai dari kelas beginner ada 30 peserta, intermediate ada 35 peserta, open 30 peserta dan 90's belum lengkap jumlahnya berapa. Kompetisi ini dibuka untuk umum hari ini saja," ujar Risma.

Alasan diangkatnya kompetisi dari usia dini menurut Risma adalah untuk melahirkan bibit -bibit baru khususnya di Bandung.

"Bagaimana caranya dengan fasilitas yang seadanya bisa melahirkan bibit-bibit baru walaupun tempat skate ini tidak layak untuk anak-anak," ujar Risma.

Polusi udara yang kurang bagus, tempat yang seadanya dan fasilitas yang dibuat manual tak menghentikan para anak muda ini untuk terus memajukan skateboard di Bandung.

Risma mengatakan idealnya Skate Park ini bisa seperti di BSD Xtreme Park dimana saat ini menjadi urban skate park terbesar di Indonesia.


Area yang dibangun dengan taraf internasional dan memiliki fasilitas lengkap untuk mengakomodasi pemain tingkat pemula hingga profesional ada di BSD.

Ketebalan besi railing, tekstur flooring presisi dan materi obstacle seharusnya diperhitungkan dengan tepat.

"Kalau disini kita bikin fasilitasnya urunan dan bikin sendiri jadinya seperti ini kurang memadai," ujarnya.

Risma menyayangkan potensi skate di Bandung yang cukup tinggi ini justru tidak difasilitasi cukup baik.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved