Sukseskan Pemilu, Disdukcapil Cianjur Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik ke Sekolah

Jemput bola dengan melaksanakan percepatan perekaman dan percetakan KTP elektronik bagi 80 orang siswa yang telah berusia 17 tahun atau wajib KTP-el

Sukseskan Pemilu, Disdukcapil Cianjur Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik ke Sekolah
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cianjur melakukan akselerasi jemput bola dengan melaksanakan percepatan perekaman dan percetakan KTP elektronik bagi 80 orang siswa yang telah berusia 17 tahun atau wajib KTP di SMAN 1 Cianjur, Selasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cianjur melakukan akselerasi jemput bola dengan melaksanakan percepatan perekaman dan percetakan KTP Elektronik bagi 80 orang siswa yang telah berusia 17 tahun atau wajib KTP di SMAN 1 Cianjur.

Hal itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Cianjur mulai melakukan akselerasi.

Salah satu poin dari Permendagri tersebut menekankan pada peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan dapat dilakukan melalui layanan terintegrasi atau jemput bola.

Percepatan perekaman dan percetakan KTP elektronik juga dalam upaya mendukung dan mensukseskan pileg dan pilpres pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Kepemilikan KTP elektronik menjadi salah satu syarat sebagai pemilih, Pelajar yang telah berusia 17 tahun merupakan pemilih pemula atau generasi milenial yang potensial dan akan berpartisipasi dalam menentukan pemimpin serta arah pembangunan lima tahun ke depan.

Menurut Yudi Nugraha, Kasi Identitas Penduduk Disdukcapil, kegiatan jemput bola telah dilaksanakan sejak awal januari 2019, baik di kecamatan secara mandiri, desa mapun dilaksanakan di sekolah-sekolah sesuai permohonan.

"Hal ini dilakukan supaya cepat dan tepat sasaran, dengan estimasi waktu 1-2 jam setelah perekaman dan data telah diverifikasi server pusat maka KTP elekronik tersebut dapat dicetak, kecuali ada gangguan teknis koneksi jaringan maka kami tunggu sampai jaringan terkoneksi baru bisa kami cetak," kata Yudi.

Terkait akselesasi perekaman dan pencetakan KTP-el, Yudi menjelaskan pola ajuan bagi sekolah yang akan mengajukan permohonan perekaman KTP-el, Disdukcapil terlebih duku mencari data ke Dinas Pendidikan, sekolah mana saja yang telah memiliki usia wajib KTP.

"lalu disinkronisasikan dengan permohonan dari sekolah yang mengajukan permohonan, kemudian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mendatangi sekolah untuk memastikan sinkronisasi data dan melakukan sosialisasi juga menyiapkan data," jelasnya.

Setelah data terkumpul 3-14 hari, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mendatangi sekolah tersebut untuk langsung melakukan perekaman bahkan bila memungkinkan langsung percetakan KTP Elektronik.(fam)

Pasca-Heboh Ditemukan Situs Purbakala, Proyek Tol Pandaan-Malang Digeser ke Bantaran Sungai

Guncangan Gempa Donggala Pagi Tadi dengan Kekuatan 5,0 Magnitudo Juga Terasa di Palu

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved