Jaksa Sebut Dua Saksi tapi Tak Ada Bukti Joko Memukul Haringga Sirla, Pengacara : Joko Harus Bebas

Jaksa penuntut umum kasus penganiayaan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla menerangkan terdakwa Joko Susilo

Jaksa Sebut Dua Saksi tapi Tak Ada Bukti Joko Memukul Haringga Sirla, Pengacara : Joko Harus Bebas
Tribunjabar/Mega Nugraha
Joko Susilo, terdakwa kasus pengeroyokan Haringga Sirla 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG -‎ Jaksa penuntut umum kasus penganiayaan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla menerangkan terdakwa Joko Susilo terjerat kasus ini berdasarkan dua keterangan saksi.

Yakni terdakwa Cepi Gunawan dan terdakwa Dani yang sudah divonis bersalah. Hanya saja, dua keterangan saksi itu tidak disertai alat bukti pendukung lainnya.

"(memang) Tidak ada. Kenapa, di video tidak ada (Joko Susilo) memukul karena di video yang ada, tidak menampilkan penganiayaan secara keseluruhan, dari tengah hingga akhir. Sedangkan Joko melakukan pemukulan di bagian awal (berdasarkan keterangan saksi Cepi dan Dani)," ujar Melur Kimaharandika, jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (13/3/2019).

Pernyataan soal Joko memukul di bagian awal itupun, kata Melur, tidak ada video terkait aksi pemukulan Joko pada Haringga. Ia menerangkan, Joko tetap dijerat kasus ini dan menyidangkannya karena berdasarkan saksi Cepi dan Dani, Joko turut memukul.

"Di berita acara pemeriksaan (BAP),seperti itu keterangannya yakni Joko ikut memukul. (Keduanya) konsisten, tidak pernah ada perubahan. Kemudian dari rekonstruksi dia (Dani) mengatakan Joko turut memukul korban. Terakhir sidang Dani, dia masih mengakui si Joko itu ikut melakukan pemukulan," ujar Melur.

Saksi Cepi sendiri, meski di berita acara pemeriksaan (BAP) menerangkan Joko turut memukul, namun di persidangan di persidangan Selasa (12/3/2019), ‎ia membantah dan mencabut keterangannya. Ia menyatakan tidak melihat Joko turut memukul Haringga. Cepi beralasan, saat diperiksa penyidik, ia ditekan untuk mengaku melihat Joko menganiaya Haringga.

Aniaya Anggota Klub Motor, Dua Pemuda Asal Majalengka Ditangkap Polisi

"Nah, karena itu saya menggunakan verbal lisan, alasan dia melakukan pencabutan itu. Apakah pencabutan itu bisa atau tidak? Makanya, saya ajukan verbal lisan untuk mengetahui sejauh mana sah-nya sebagai pencabutan saksi. Karena selama ini, Cepi selalu konsisten pada keterangannya, sampai tiga kali. Tapi tiba-tiba mencabut keterangan," ujar Melur.

Joko sendiri sedari awal pemeriksaan di pihak kepolisian konsisten tidak memukul Haringga mulai dari berkas masuk, sampai pengadilan pun tidak mengakui.

"Tapi, kenapa kami berani sebagai terdakwa di persidangan karena dua alat bukti yang sah. Keterangan saksi Cepi dan keterangan saksi Dani," ujar Melur. Tribun kembali menanyakan apakah ada alat bukti lain yang mendukung keterangan dua saksi itu, ‎Melur geleng kepala.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved