Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung IPDN, KPK Geledah Kantor PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya

tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan bukti yang berkaitan dengan perkara dengan kerugian negara mencapai Rp21 miliar.

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung IPDN, KPK Geledah Kantor PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNJABAR.ID, MINAHASA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua lokasi pada Selasa (12/3/2019) kemarin.

Dua lokasi itu di antaranya, Kantor PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya. Penggeledahan terkait proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan dan Minahasa, Sulawesi Utara.

"Penggeledahan dilakukan kemarin, Selasa (12/3) dari jam 2 siang hingga malam hari. Penyidik menduga terdapat bukti-bukti terkait proyek pembangunan kampus IPDN tersebut di lokasi," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (13/3/2019).

Dari penggeledahan itu, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan bukti yang berkaitan dengan perkara dengan kerugian negara mencapai Rp21 miliar.

"Dari sana disita sejumlah dokumen-dokumen dan bukti informasi elektronik dalam bentuk CD yang kami pandang akan mendukung pembuktian perkara pokok," jelas Febri.

"Hari ini, penyidik akan mempelajari hasil penggeledahan tersebut dan akan melakukan kroscek pada saksi-saksi yang relevan sesuai jadwal pemeriksaan," bebernya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang pernah mengatakan, jika lembaganya tidak ragu untuk menjerat PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di kasus dugaan korupsi pembangunan Kampus IPDN sepanjang ditemukan alat bukti yang cukup.

"Sepanjang memenuhi unsur-unsurnya, tentu KPK firm (menjerat PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya) itu," ujar Saut kepada wartawan, Rabu (6/3/2019).

Untuk diketahui, KPK pada 10 Oktober 2018 telah menetapkan tiga tersangka kasus korupsi dalam pembangunan dua kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Sebelumnya, KPK juga telah memproses dugaan korupsi pada pembangunan dua kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan Kabupaten Rokan Hilir, Riau. 

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved