Aniaya Anggota Klub Motor, Dua Pemuda Asal Majalengka Ditangkap Polisi

Dua pemuda asal Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, ditangkap jajaran Polres Majalengka.

Aniaya Anggota Klub Motor, Dua Pemuda Asal Majalengka Ditangkap Polisi
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono (ketiga kanan) menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers di Mapolsek Majalengka Kota, Kabupaten Majalengka, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Dua pemuda asal Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, ditangkap jajaran Polres Majalengka.

Keduanya yakni YA (23) dan HK (20) diciduk karena diduga menganiaya seorang anggota klub motor.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, mengatakan, korban penganiayaan itu ialah Rizky Saeful Rahman (23) warga Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka.

"Korban mengalami memar di pipi kanan, kepala sebelah kanan, dan telinga kanan," ujar Mariyono dalam konferensi pers di Mapolsek Majalengka Kota, Kabupaten Majalengka, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di warung kopi yang berada di Jalan Siti Armilah, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka pada Kamis (7/3/2019) kira-kira pukul 16.30 WIB.

Peristiwa bermula saat korban yang tengah nongkrong di warung kopi itu tiba-tiba dihampiri para pelaku.

Selanjutnya para pelaku menanyakan keberadaan teman korban yang bernama Pey.

Namun, korban yang menjawab tidak tahu pun langsung dianiaya oleh tersangka.

Fakta Baru Dibalik Pertemuan James Riyadi, Billy Sindoro, Bartholomeus Toto dengan Bupati Bekasi

Bahkan, korban yang tidak berdaya itu langsung tersungkur dianiaya para tersangka.

"YA ini sempat mengeluarkan pisau untuk melukai korban tapi dihalangi rekannya," kata Mariyono.

Karenanya, YA pun menyimpan kembali pisau yang dibawanya sehingga tidak sampai digunakan untuk melukai korban.

Menurut Mariyono, sejumlah barang bukti berhasil diamankan, di antaranya sebilah pisau, keling, dan helm.

"Kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHPidana dan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara," ujar Mariyono.


Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved