Penasihat Hukum Terdakwa Joko Susilo Tuding ,Keluarga Nurlela Tutupi Keberadaan Saksi Kunci

Tim penasihat hukum Joko Susilo (30), satu terdakwa penganiaya Haringga Sirla (23) menyebut keluarga Nurlela (17)

Penasihat Hukum Terdakwa Joko Susilo Tuding ,Keluarga Nurlela Tutupi Keberadaan Saksi Kunci
Tribunjabar/Mega Nugraha
Joko Susilo, terdakwa kasus pengeroyokan Haringga Sirla 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim penasihat hukum Joko Susilo (30), satu terdakwa penganiaya Haringga Sirla (23) menyebut keluarga Nurlela (17) menutup-nutupi keberadaan Nurlela. Nurlela merupakan saksi kunci yang tidak melihat Joko memukul Haringga Sirla pada peristiwa berdarah pada 23 September 2018 itu.

Wiratna Eko Indra Putra SH, penasihat hukum Joko Susilo, menerangkan, pihaknya sudah mendatangi dan menghubungi keluarga Nurlela, meminta kesediaan untuk hadir di persidangan meringankan Joko Susilo.

"Tapi keluarga tidak menerangkan keberadaan Nurlela. Orang tuanya bukannya tidak tahu keberadaan, tapi tidak mau menjelaskan. Karena keluarga menutup-nutupi (keberadaan) Nurlela‎, kami tidak mau panjang lebar," ujar Wiratna, usai sidang kasus itu di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (12/3/2019).

Nurlela sendiri merupakan cucu dari Adang Ali (65), saksi sekaligus pedagang cuankie di Stadion GBLA yang saat kejadian, berada di lokasi penganiayaan. Dalam kasus ini, Adang Ali turut jadi saksi. Adapun Adang Ali, bapak kandung dari terdakwa bernama Budiman yang juga turut memukul Haringga.

Tribun menanyakan apakah upaya menutup-nutipi keberadaan Nurlela karena akan meringankan Joko sedangkan saudara kandung Nurlela, Budiman, tidak ada saksi yang meringankannya, Wiratna tidak mengetahuinya.

"Terlepas keberadaan Nurlela di persidangan akan memperberat atau meringankan Joko, kami tidak tahu ada kepentigan apa. Yang jelas, Nurlela sudah tidak ada di tempat dimana dia tinggal, keluarga tidak menjelaskan lebih lanjut," ujar Wiratna.

Penasihat hukum Joko pekan lalu berjanji akan menghadirkan Nurlela untuk hadir di sidang hari ini untuk meringankan Joko. Pada sidang pekan lalu, saksi Alya (18) menerangkan ia tidak melihat Joko memukul.

KPU KBB Terima Surat Suara DPD RI Sebanyak 1.213.886 Lembar, Surat Suara Presiden Menyusul

Malahan, kata Alya, Joko yang membantu dirinya dan Nurlela dengan cara menarik keduanya dari kerumunan massa yang menganiaya Haringga. Alya menyebut, Joko juga menarik Nurlela.

Atas keterangannya itu, majelis hakim yang memeriksa dan mengadili kasus ini mempersilahkan penasehat hukum untuk menghadirkan Nurlela pada sidang hari ini.‎ Namun, sayangnya, Nurlela tidak hadir.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved