Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, BEM Kema Unpad Buat Program Ini, Deteksi Dini Gejala Depresi

Bila terdeteksi ada mahasiswa yang memiliki masalah rumit, lanjutnya, dan berpengaruh pada mentalnya maka akan dibantu lebih lanjut.

Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, BEM Kema Unpad Buat Program Ini, Deteksi Dini Gejala Depresi
Screenshoot Instagram @pacarunpad
Mangcincar

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dalam program Padjadjaran Care atau Pacar yang digalakan Departemen Advokasi Pelayanan Mahasiswa BEM Kema Unpad, terdapat satu konten yang dikhususkan mendengarkan curahan hati mahasiswa.

Konten itulah yang menjadi sarana BEM Kema Unpad menyentuh permasalahan yang dialami mahasiswa Unpad.

Hal ini disampaikan Kepala Departemen Advokasi Pelayana Mahasiswa BEM Kema Unpad, Muntazhar Nur Syabana (20), ketika ditemui di Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (12/3/2019).

Konten tersebut diberi nama Mangcincar, singkatan dari Malam Minggu Cihuy Bareng Pacar.

"Di situ kami membebaskan kepada semua mahasiswa Unpad untuk cerita apa saja," ujar Muntazhar Nur Syabana.

Curahan hati yang diceritakan, lanjut Muntazhar, tidak harus terkait akademik, beasiswa, ataupun fasilitas kampus.

Konten tersebut lebih mengarah permasalahan pribadi mahasiswa, semisal percintaan, masalah keluarga, atau masalah pribadi lainnya.

Ratusan Surat Suara Rusak di Kabupaten Garut Tersortir dalam Kondisi Rusak

Psikiater Sebut Gejala Bunuh Diri Bisa Dideteksi

"Kami sengaja membebaskan mahasiswa untuk bercerita juga agar kami bida melihat kira-kira ada tidak nih mahasiswa yang bermasalah," ujar Muntazhar.

Bila terdeteksi ada mahasiswa yang memiliki masalah rumit, lanjutnya, dan berpengaruh pada mentalnya maka akan dibantu lebih lanjut.

"Akan kami jemput untuk ke TPBK (Tim Bimbingan Konseling) Unpad," ujar Muntazhar.

Lewat konten tersebut, Muntazhar mengatakan, pihaknya berharap tragedi bunuh diri yang dilakukan mahasiswa Unpad dapat dicegah agar tak terulang kembali.

Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad berinisial AH ditemukan tewas gantung diri di kamar kostnya di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (8/3/2019).

AH menjadi mahasiswa Unpad ketiga yang meninggal dunia akibat aksi bunuh diri dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Sebelumnya, dua mahasiswa Unpad melakukan aksi bunuh diri pada Desember 2018 dalam rentang waktu yang berdekatan.

3 Mahasiswa Unpad Bunuh Diri, Rektor Unpad dan Kemenristekdikti: Tantangan Jaman Lebih Besar

IPK Mahasiswa Unpad yang Bunuh Diri Capai 3,88, Dua Pendahulunya pun Tak Punya Masalah Akademis

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved