Unpad Sudah Miliki Layanan Konseling Gratis Bagi Civitas Akademikanya

Syauqy Lukman mengatakan sebetulnya pihak kampus telah menyediakan sarana dan fasilitas untuk mencegah civitasnya mengalami stres

TRIBUN JABAR/SELI ANDINA MIRANTI
Universitas Padjadjaran 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Kantor Komunikasi publik Direktorat Tata Kelola dan Komunikasi Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Syauqy Lukman, mengatakan sebetulnya pihak kampus telah menyediakan sarana dan fasilitas untuk mencegah civitasnya mengalami stres dan putus asa apalagi hingga mengakibatkan terjadinya bunuh diri.

Seperti diketahui Syauqy telah membenarkan bahwa tiga mahasiswa Unpad meninggal dunia akibat bunuh diri dalam rentang waktu tiga bulan terakhir.

Dua mahasiswa diketahui bunuh diri pada Desember 2018 lalu, sementara Jumat (8/3/2019) lalu, AH, mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad, meninggal dunia akibat bunuh diri di kamar kostnya.

Tiga Kasus Bunuh Diri Terjadi dalam 3 Bulan, Unpad Imbau Mahasiswanya Salurkan Masalah ke Institusi

"Sebetulnya Unpad sudah memiliki berbagai program untuk menangani permasalahan kesehatan mental civitas akademika," kata Syauqy saat ditemui di Gedung Rektorat Unpad, Senin (11/3/2019),

Instansi tersebut memiliki Tim Bimbingan dan Konseling (TPBK) dan Biro Pusat Inovasi Psikologi (BPIP).

"TPBK ini dipusatkan di fakultas psikologi, layanan yang diberikan adalah layanan bimbingan dan konseling," ujarnya.

Bila ada mahasiswa yang memikiki masalah, lanjut Syauqy Lukman, baik akademik maupun masalah pribadi, lewat TPBK, masalah tersebut dapat didiskusikan dengan ahli yang berkompeten di bidang Psikologi.

Kembali Terjadi, Mahasiswa Unpad Ditemukan Bunuh Diri di Kamar Kos

Sementara untuk BPIP berlokasi di Jalan IR Juanda Bandung, lewat BPIP, civitas akademika yang membutuhkan bantuan konseling lebih jauh dapat ditangani.

"Semua layanan konseling ini sebenarnya bagi civitas akademika Unpad gratis, namun ada syarat ketentuan dan prosedur yang harus ditempuh bila hendak mendapatkan layanan tersebut," ujar Syauqy Lukman.

Syauqy Lukman berharap civitas akademika yang memiliki masalah memberatkan dapat menggunakan layanan konseling tersebut.

Absennya 4 Pemain Persib Bandung Menjadi Kerugian bagi Perseru Serui, Ini Alasannya

Dedi Kusnandar Pulih dari Cedera, Bicara Soal Persib Hadapi Perseru, Begini Komentarnya

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved