Ulama, Umaro, Pemkab, dan Polres Purwakarta Deklarasi Tolak Kampanye di Tempat Ibadah

Bertepatan dengan bulan Rajab dalam tahun Islam, perwakilan ulama, umaro, pengurus masjid, MUI, Pemda, dan Polres di Purwakarta deklarasi menjaga kond

Ulama, Umaro, Pemkab, dan Polres Purwakarta Deklarasi Tolak Kampanye di Tempat Ibadah
Tribun Jabar/ Haryanto
Deklarasi tolak kampanye di masjid, Masjid Agung Baing Yusuf, Cipaisan, Purwakarta, Jumat (8/3/2019). 

Pada kegiatan itu, Ketua MUI Purwakarta, Jhon Dien pun mengikuti dan turut berdeklarasi akan penolakan masjid untuk menjadi tempat berpolitik.

Dia mengapresiasi adanya deklarasi yang dilakukan secara spontan seusai salat Jumat berjamaah itu.

"Sangat positif dengan adanya deklarasi ini, saya sebagai ketua MUI Purwakarta mengapresiasi karena perlu dan kami harus selalu ikhtiar menjaga kondusifitas," ucap dia menambahkan.

Jhon Dien menjelaskan bahwa deklarasi ini semata-mata bukan hanya penolakan saat itu saja.

Sebab, kondusifitas yang sudah terjadi di Purwakarta sudah seharusnya dijaga oleh seluruh pihak termasuk masyarakat.

Dia menyebut bahwa saat proses menuju Pemilu serentak 2019 ini, masjid di Purwakarta belum ada yang digunakan untuk berkampanye politik.

"Penolakan ini bukan berarti sudah terjadi, tapi dalam arti supaya tidak terjadi kampanye di masjid," katanya menjelaskan.

6 Mei, Prediksi Awal Bulan Puasa 2019 Berdasar Wujudul Hilal, Ketinggian Bulan Dua Derajat dan Odeh

Promosikan Produk Asli Bandung di Korea, Kadin Kota Bandung Kerja Sama dengan Kadin Seongdong Gu

Cerita Perempuan Asal Finlandia Menyesal Bergabung dengan ISIS Hingga Berhasil Kabur

Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved