Kasus Suap Perizinan Proyek Meikarta, KPK akan Kaji Fakta Persidangan

KPK bakal mengkaji ulang secara lebih rinci terkait fakta yang muncul di persidangan kasus suap proyek Meikarta.

Kasus Suap Perizinan Proyek Meikarta, KPK akan Kaji Fakta Persidangan
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - KPK bakal mengkaji ulang secara lebih rinci terkait fakta yang muncul di persidangan kasus suap proyek Meikarta.

Diketahui, Majelis Pengadilan Tipikor Bandung telah menjatuhkan vonis untuk Billy Sindoro dengan hukuman penjara selama 3,5 tahun dan denda sebesar Rp100 juta subsider 2 bulan penjara.

Sementara Hendry Jasmin divonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Baca: Tanggapan BPN soal Prabowo Digugat Perdata terkait Wanprestasi Saham

Adapun kedua tersangka lainnya, Taryudi dan Fitra Djaja divonis 1,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

"Tentu akan kami lakukan sekarang jaksa penuntut umum sedang bekerja me-review dan melihat secara lebih rinci fakta yang muncul di persidangan dan pertimbangan hakim ada di sana nanti akan diusulkan pada pimpinan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Mengenal Peringatan Sejit Kongco di Vihara Dharma Sukha di Cirebon [VIDEO]

Febri mengatakan, hal pertama yang akan diusulkan adalah sikap KPK apakah akan banding atau tidak.

Tetapi bila pihak terdakwa banding pasti akan KPK hadapi.

"Kedua, usulannya yang akan disampaikan pada pimpinan setelah review tersebut dilakukan adalah kemungkinan secara hukum pengembangan pada pelaku yang lain, pelaku yang lain ini bisa perorangan, bisa korporasi, tergantung fakta-fakta yang muncul di persidangan dan nanti tentu akan dianalisis lebih lanjut oleh jaksa penuntut umum," katanya.

Diketahui, Billy dinyatakan bersalah telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undanh Hukum Pidana.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved