Kasus Korupsi DPRD Purwakarta, Diduga Mengalir ke Beberapa Fraksi

"Salah satunya, uang sebanyak Rp 31,5 juta dan Rp 66,5 juta yang merupakan uang kontribusi bintek dan perjalanan dinas untuk tujuh orang dari Fraksi G

Kasus Korupsi DPRD Purwakarta, Diduga Mengalir ke Beberapa Fraksi
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Ketua DPRD Purwakarta Sarif Hidayat saat jadi saksi kasus dugaan korupsi perjalanan dinas dan bintek fiktif. Ia hadir dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (30/1/2019). 

Termasuk juga, dana hasil korupsi bintek fiktif anggota DPRD Purwakarta itu mengalir ke Fraksi PKB DPRD Purwakarta seniilai Rp 22,5 juta dan Rp 47,5 juta.

Disebut bahwa uang puluhan juta itu sebagai SPPD perjalanan dinas selama lima hari untuk anggota Fraksi PKB. 

Uang kepada fraksi PKB itu dikeluarkan pada April 2016 kepada empat orang anggota DPRD Purwakarta dari partai tersebut.

Di BAP yang sama, Hasan juga menyebut Ketua DPRD, Sarif Hidayat, meminta Rp 20 juta untuk acara makan dan minum Partai Golkar.

"Uang diminta ketua DPRD diserahkan ke Edi Mulyana selaku Kasubbag Keuangan. Uang diberikan sekitar september atau oktober" ujarnya dalam BAP.

Dari pantauan BAP-nya, Ujang Hasan tidak menyebutkan ada aliran dana dari hasil korupsi itu ke fraksi PDIP, PAN, dan lainnya saat itu.

Saat Tribun Jabar mencoba mengonfirmasi kepada sejumlah anggota dewan yang diduga terlibat, belum ada respon yang diberikan hingga saat ini.

Kembali Terjadi, Mahasiswa Unpad Ditemukan Bunuh Diri di Kamar Kos

16 Murid SDN II Patuanan Majalengka Diduga Keracunan Makaroni dan Mi Basah

Skuad Juventus Berpesta dengan 60 Perempuan setelah Dikalahkan Atletico Madrid di Liga Champions

Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved