Aktivis HAM Sekaligus Dosen UNJ Robertus Robet Jadi Tersangka karena Nyanyiannya Saat Orasi Kamisan

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet menjadi sebagai tersangka

Youtube Jakartanicus
Aktivis yang juga akademisi Robertus Robet saat menyampaikan orasi pada aksi Kamisan, 28 Februari 2019. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet menjadi sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penghinaan terhadap penguasa atau badan umum di Indonesia.

Polisi menangkap Robertus Robet pada Kamis (7/3/2019) dinihari.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Robertus Robert akan dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut alasannya karena ancaman hukuman pada kasus yang menjerat Robertus Robet di bawah 2 tahun.

"Ya (sudah ditetapkan sebagai tersangka) tapi selesai periksa akan dipulangkan karena ancaman hukuman di bawah 2 tahun," kata Dedi melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (7/3/2019).

Jawaban Polos Anak SD di Cilandak Buat Jokowi Dua Kali Tertawa Terpingkal-pingkal

Google Doodle Hari Ini Ada Olga Ladyzhenskaya, Wanita Ahli Matematika, Berikut Profilnya

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, Robertus Robet ditangkap karena orasinya saat Aksi Kamisan, di seberang Istana Merdeka, pekan lalu. Orasi tersebut diduga mengandung unsur penghinaan terhadap institusi TNI.

Sementara itu, menurut kuasa hukumnya, Nurkholis Hidayat, Robertus masih menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, hingga Kamis pagi ini.

Nurkholis mengungkapkan status kliennya masih menunggu kelanjutan dari proses pemeriksaan yang dilakukan polisi. Robertus Robet masih menyelesaikan berita acara pemeriksaan (BAP).

"Ya, sekarang lagi menyelesaikan BAP-nya di Mabes Polri. Lagi menunggu status kelanjutannya, masih dalam proses 1 x 24 jam penangkapan," ujar Nurkholis saat dihubungi Kompas.com, Kamis pagi.

Sebelumnya, Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat mengonfirmasi informasi penangkapan Robertus Robet.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved