VIDEO: Pihak Habib Bahar Bacakan Nota Keberatan, Dakwaan Cacat Hukum dan Minta Dibebaskan

Pengacara Habib Bahar bin Smith: Pengadilan Negeri Bandung tidak berwenang menyidangkan, dakwaan batal demi hukum, membebaskan terdakwa dari dakwaan

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sidang lanjutan dengan terdakwa Habib Bahar bin Smith yang beragendakan pembacaan eksepsi (nota keberatan) atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum, berlangsung di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, Rabu (06/3/2019).

Eksepsi yang dibacakan secara bergantian oleh tim Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, berisikan beberapa poin keberatan.

"Dakwaan tersebut kami nilai cacat hukum. Kami meminta agar Majelis Hakim menerima seluruh eksepsi yang kami ajukan, Pengadilan Negeri Bandung tidak berwenang menyidangkan, dakwaan batal demi hukum, membebaskan terdakwa dari dakwaan, melepaskan terdakwa dari tahanan, dan membebankan ongkos perkara kepada negara," kata Munarman, perwakila Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith, Rabu (06/3/2019).

Pada sidang kedua tersebut, Munarman juga mengatakan bahwa poin keberatan yang diajukan ialah terkait tempat pemindahan tempat sidang.

Munarman mengatakan bahwa lokasi kejadian di Kabupaten Bogor, maka yang berhak menyidangkan adalah Pengadilan Negeri Cibinong.

Munarman Katakan Tak Ada yang Istimewa dari Kasus Habib Bahar bin Smith, Heran Diperlakukan Istimewa

Hal lain dikatakannya ialah, bahwa saksi-saksi kebanyakan berasal dari Kabupaten Bogor, sehingga menurut prinsip azas peradilan yang cepat dan murah, maka saksi akan lebih cepat dan gampang jika dihadirkan ke Pengadilan Negeri Cibinong.

"Jika terkait masalah keamanan, Bogor aman-aman saja, justru disini tidak aman, ada demo-demo, personel keamanan dikerahkan secara besar-besaran, berarti yang tidak aman itu disini (Bandung), bukan di Bogor," katanya.

Pihak Kuasa Hukum juga menjelaskan bahwa isi dakwaan dari Jaksa tidak menguraikan secara lengkap mengenai peranan masing-masing Terdakwa dan tidak menguraikan siapa yang berstatus anak (di bawah umur).

Menanggapi nota keberatan tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum mengatakan akan memberikan tanggapan secara tertulis dan meminta waktu selama satu minggu.

Kejahatan Habib Bahar versi Dakwaan Jaksa : Merampas Kemerdekaan, Melukai, hingga Penganiayaan Anak

"Sidang akan dikanjutkan pada Kamis (14/3/2019) di tempat yang sama. Kepada terdakwa, jaga kesehatan, agar bisa mengikuti persidangan selanjutnya," kata Ketua Majelis Hakim Edison Mochamad, Rabu (06/3/2019).

Persidangan berlangsung kurang dari satu jam. Terdakwa Habib Bahar bin Smith hadir menggunakan pakaian yang didominasi berwarna putih terlihat hanya duduk di kursi terdakwa.

Sesekali Bahar bin Smith menoleh ke arah bagian belakang, tempat keluarga, kerabat, dan pendukungnya duduk. Sesekali Bahar juga memberikan senyum kepada pendukungnya yang duduk di belakangnya.

Usai menjalani persidangan, Bahar bin Smith langsung digiring pihak Kepolisian dan Jaksa menuju kendaraan tahanan.

Persidangan pekan depan (14/3/2019) akan beragendakan membacakan tanggapan tertulis dari Jaksa Penuntut Umum atas eksepsi dari tim Kuasa Hukum Terdakwa.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved