Andi Arief Tersandung Narkoba

Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba, DPD Demokrat Jabar: Mudah-mudahan Bukan Rekayasa politik

"Intinya kami kaget, Andi Arief kan aktivis. Cukup besar namanya sebagai aktivis. Kritikannya otentik, yang diperlukan negeri ini. Itu satu hal, secar

Tribun Jabar/ Theofilus Richard
Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Asep Wahyu Wijaya, ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, Asep Wahyu Wijaya, berharap tidak ada unsur rekayasa politik atau pembunuhan karakter dalam kasus penangkapan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, yang diduga mengonsumsi narkoba, oleh kepolisian.

"Intinya kami kaget, Andi Arief kan aktivis. Cukup besar namanya sebagai aktivis. Kritikannya otentik, yang diperlukan negeri ini. Itu satu hal, secara personal ternyata yang bersangkutan pun diduga menggunakan narkoba. Mudah-mudahan ini pun bukan rekayasa politik sehingga kami pun bisa secara bijak menerima kondisinya," kata Asep saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (4/3/2019).

Asep yang merupakan Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Jabar ini mengatakan hal tersebut menjadi pelajaran untuk semua politisi dan kader partai.

Di satu sisi, katanya, frekuensi aktivitas seorang politisi di zaman sekarang ini terkadang melampaui batas. Ia berharap hal ini tidak mendorong seorang aktivis atau politisi menggunakan narkoba.

Rapim TNI dan Polri, Kasdam III/Siliwangi Kembali Ingatkan Soal Netralitas TNI Jelang Pemilu 2019

KPU Kota Bandung Bentuk 2 Tim untuk Awasi Sortir Lipat Surat Suara dan Perakitan Kotak Suara

"Contohnya kami di Jabar ini bisa melakukan dengan menikmati semua proses politik, serius sambil santai, sehingga tidak ada kebutuhan untuk dopping," ujarnya.

Jika kasus ini benar adanya, kata Asep, akan menjadi pelajaran bagi para aktivis dan politisi. Pihaknya pun meminta para kadernya untuk mengatur waktu untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.

DPP Demokrat, katanya, akan langsung menggelar rapat terkait kasus ini dan mendampingi Andi Arief di kepolisian.

Dengan demikian akan diketahui langkah lanjutan partai terkait hal ini.

"Ini musibah bagi Partai Demokrat. Karena Andi Arief pengurus DPP, DPP akan rapat, memastikan apa yang terjadi di Mabes Polri. Jadi sikap DPP akan clear memutuskan ke depan nasib Andi Arief di partai," katanya.

Asep mengatakan kasus yang menimpa Andi Arief adalah masalah personal, bukan partai. Karena itu, tidak akan berpengaruh pada kepartaian menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

Sebelumnya diberitakan, Andi Arief ditangkap di sebuah hotel di Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Wasekjen Partai Demokrat ini ditangkap karena diduga mengonsumsi narkoba.

Jelang Persib Bandung vs Persebaya Surabaya: Otavio Dutra Absen Bela Bajul Ijo

Piala Presiden Diduga Melanggar Statuta PSSI, Begini Penjelasan Koordinator Save Our Soccer

Caleg PKS Ini Sangkal Pelanggaran Kampanye dari Bawaslu Kabupaten Cirebon, Begini Penjelasannya

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved