Begini Sejumlah Modus Selundupkan Handphone ke Dalam Penjara, yang Terbaru Ditemukan Pekan Lalu

Radi Setiawan mengatakan berbagai cara atau modus dilakukan narapidana untuk dapat memasukan handphone ke dalam lapas.

Begini Sejumlah Modus Selundupkan Handphone ke Dalam Penjara, yang Terbaru Ditemukan Pekan Lalu
Tribunjabar/Mumu Mujahidin
Seorang narpidana Lapas Narkotika Klas II A Jelekong Kabupaten Bandung menghancurkan handphone yang telah diserahkan sejumlah narapidana dalam Deklarasi Zero Halinar (Hape, Pungli dan Narkoba) di Lapas Jelekong, Baleendah, Jumat (1/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH - Masuknya alat komunikasi ke dalam lembaga permasyarakatan (lapas) kerap dijadikan alat kejahatan seperti peredaran narkotika dan tindakan pemerasan yang dilakukan di dalam lapas.

Kabid Bimpas Infokom Kanwil Kemenkumham Jabar, Radi Setiawan mengatakan berbagai cara atau modus dilakukan narapidana untuk dapat memasukan handphone ke dalam lapas.

"Berbagai cara dilakukan narapidana untuk menyelundupkan barang-barang tersebut melalui besukan, makanan dan perantara," katanya ditemui seusai Deklarasi Zero Halinar (Hape, Pungli dan Narkoba) di Lapas Jelekong, Baleendah, Jumat (1/3/2019).

Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Jelengkong Kabupaten Bandung Gun Gun Gunawan menuturkan alat komunikasi ini bisa masuk khususnya ke Lapas Jelekong melalui banyak jalur di lapas tersebut.

"Handphone ini masuk lewat banyak jalur, ada 9 lobang pelanggaran yang biasa mereka lakukan. Pekan lalu di belakang baru ketahuan ada yang melempar HP menggunakan 3 lembar kaus (baju) di dalamnya terdapat 5 HP," tuturnya di Lapas Jelekong, Jumat (1/3/3019) siang.

Modus operandi ini terbilang baru karena jika melalui pintu masuk utama sudah mulai diperketat oleh petugas lapas. Modus-modus operandi lainnya juga banyak dilakukan narapidana.

"Ada juga yang melalui makanan waktu itu melalui bumbu kacang untuk sate. HP dimasukan menggunakan plastik kemudian dimasukan kan tidak mungkin kita obok-obok, tapi akhirnya itu ketahuan juga," katanya.

Pedagang Oleh-oleh di Sumedang Resah, Hampir Setiap Hari Tak Ada yang Beli, Efek Tol Cipali

Diakuinya modus operandi memasukan alat komunikasi dari para warga binaan ini akan terus berkembang demi menghindari pengamanan dari petugas lapas. Namun Lapas Jelekong sendiri berkomitmen untuk tidak akan pernah lelah menindak narapidana yang nakal tersebut.

"Ya kita ada imbauan kepada mereka untuk menyerahkan (HP) baik-baik. Dititipkan ke kita untuk dikembalikan ke keluarga saat membesuk, disaksikan petugas diberikan kepada keluarga silakan kita tidak akan sita itu," ujarnya.

Gun Gun menambahkan alat komunikasi yang masuk ke dalam lapas ini memang kerap digunakan narapidana untuk melakukan tindakan kejahatan di dalam lapas. Di antaranya seperti peredaran narkotika yang dilakukan dioperasikan di dalam lapas hingga tindakan kejahatan pemerasan.

The Gate of Secret, Tagline Pariwisata Kota Cirebon, Ini Maknanya Menurut Wali Kota

"Hampir seluruhnya untuk melakukan tindakan-tindakan kejahatan seperti peredaran narkotika di luar lapas dan pengendalian di dalam. Serta tindakan kriminal lainnya seperti pemerasan yang juga dilakukan di dalam lapas," pungkasnya.

Dalam kegiatan Deklarasi Zero Halinar (Hape, Pungli dan Narkoba) tersebut Lapas Jelekong menyita sekitar 50 alat komunikasi beserta charger, modem dan powerbank dari narapidana.

Alat-alat komunikasi tersebut dirusak dengan cara dihancurkan menggunakan palu kemudian dimasukan ke dalam ember berisi air di depan narapidana yang mengucapkan ikrar.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved