Andai Terpilih Jadi Presiden, Prabowo Akan Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri

Calon presiden Prabowo Subianto bertekad untuk menghemat anggaran untuk kunjungan ke luar negeri andai terpilih menjadi presiden

Andai Terpilih Jadi Presiden, Prabowo Akan Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto seusai menghadiri acara dialog silaturahmi bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Calon presiden Prabowo Subianto bertekad untuk menghemat anggaran untuk kunjungan ke luar negeri andai terpilih menjadi presiden pada Pemilu 17 April mendatang.

Menurutnya, mengurangi kunjungan ke luar negeri menjadi bagian dari cara yang baik untuk mengelola keuangan negara.

Mantan Panglima Kostrad itu mengaku sudah menerapkan budaya hemat kepada para kader atau politikus dari Partai Gerindra.

"Kita harus kurangi pemborosan saya sudah umumkan di mana-mana. Insya Allah, kalau saya dapat mandat dari rakyat, maaf saya akan kurangi anggaran-anggaran untuk jalan-jalan, keluar negeri akan saya kurangi," kata Prabowo dalam acara dialog bersama Komunitas Kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Selama ini, Prabowo melarang anggota DPR atau DPRD dari Gerindra untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

Candaan Prabowo Saat Bandingkan Tenaga Kesehatan dan Tentara

Cerita dan Kelakar Wapres tentang Pemilu di Era Orde Baru

"Saat ini, saya bikin peraturan di Gerindra anggota legislatif Gerindra tidak boleh ke luar negeri harus ke kabupaten harus ke kecamatan dan desa-desa," katanya.

Prabowo tidak menampik bahwa aturan tersebut sulit diterapkan.

Ia menceritakan pengalamannya saat didatangi dua anggota DPRD fraksi Gerindra.

Kedatangan mereka menurut Prabowo untuk meminta dispensasi studi banding ke luar negeri.

Jadwal Siaran Langsung Indosiar Persib Bandung Vs PS Tira Persikabo, Piala Presiden 2019 [VIDEO]

Alasan kedua orang itu belum pernah ke luar negeri.

"Pemimpin Indonesia kadang-kadang terlalu kasihan sudah dikasih kebijakan tapi bagaimana kasihan juga, jadi saya bilang (tanya) begini, ini sudah keputusan DPRD seluruhnya? Ya sudah. Saya kasih, jarang-jarang saya kasih dispensasi," katanya.

Prabowo mengatakan untuk menghemat anggaran maka para pejabat harus mengubah gaya hidup konsumtif. 

Perjalanan ke luar negeri tersebut menurut Prabowo bisa menelan biaya sampai Rp 20 triliun. (Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Janji Kurangi Kunjungan Kerja ke Luar Negeri Bila Terpilih Jadi Presiden

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved