Berkas Itoc Tochija Terkait Dugaan Korupsi Penyelewengan APBD Cimahi 2006-2007 Dilimpahkan

Berkas perkara dugaan korupsi penyelewengan APBD Cimahi 2006-2007 dengan tersangka Itoc Tochija dilimpahkan ke PN Bandung.

Berkas Itoc Tochija Terkait Dugaan Korupsi Penyelewengan APBD Cimahi 2006-2007 Dilimpahkan
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija saat tiba di Kejari Cimahi, Kamis (17/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi penyelewengan APBD Kota Cimahi tahun 2006-2007 untuk tersangka mantan Wali Kota Cimahi Itoc Tochija ke Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (28/2/2019).

Kasi Intel Kejari Cimahi, Rama Eka Dharma, mengatakan, hari ini tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cimahi datang ke Pengadilan Negeri Bandung untuk menyerahkan berkas kasus tersebut.

"Iya betul hari ini pelimpahan (berkas) ke pengadilan. Semua tim Pidsus sudah ada di sana," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/2/2019).

Pelimpahan berkas tersebut karena penyidik Kejari Cimahi sudah menyelesaikan penghitungan hasil akhir kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat.

Sebelumnya, Kepala Kejari Cimahi, Harjo, mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan tahap II yaitu penyerahan tersangka dan penyerahan barang bukti terkait kasus tersebut.

"Dalam pemerikasaan tahap II penyidik menganggap perkara sudah lengkap dan telah memenuhi alat bukti, sehingga bisa dilakukan penuntutan di Pengadilan Negeri Bandung," katanya belum lama ini.

Berdasarkan penghitungan hasil akhir, kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 37.487.650.273 dan seorang saksi telah mengembalikan Rp 5,250 miliar.

Untuk diketahui, Kasus penyelewengan APBD tersebut itu bermula saat Pemerintah Kota Cimahi melakukan penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM) dan PT Lingga Buana Wisesa (LBS).

Penyertaan modal tersebut akan digunakan untuk membangun Pasar Raya Cibeureum yang saat itu menjadi Pusat Niaga Cimahi (PNC).

Namun dalam perjalannya, uang tersebut malah digunakan untuk membeli tanah Cibeureum.

"Kemudian tanahnya tidak dapat dikuasi karena adanya sengketa perdata," kata Harjo.

Saat ini, Itoc Tochija sendiri sudah mendekam di Lapas Sukamiskin karena tersandung kasus korupsi pembangunan Pasar Atas Barokah (PAB) Kota Cimahi dan divonis 7 tahun penjara.

Honor 10 Lite Resmi Dijual di Indonesia, Dilengkapi Kamera Selfie 24 Megapiksel, Harganya Berapa Ya?

Pastikan Tak Ada Lagi Kebocoran, Forkopimda Kabupaten Cirebon Cek Gudang Logistik Pemilu 2019

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved