Kamis, 30 April 2026

Purwakarta Ekspor 3.010 Ton Manggis ke Cina

Purwakarta ekspor 3.010 ton manggis ke Cina. Manggis jadi unggulan ekspor Indonesia.

Tayang:
Penulis: Haryanto | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Haryanto
Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro saat acara pelepasan ekspor buah manggis di Purwakarta, Rabu (27/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melepas ekspor buah manggis dari Kabupaten Purwakarta, Rabu (27/2/2019).

Pada ekspor kali ini, Purwakarta berhasil mengirim buah manggis ke Cina sebanyak 3.010 ton.

Pelepasan ekspor buah manggis yang kini telah menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia itu dilakukan oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro.

Syukur mengatakan budi daya manggis menunjukkan kinerja yang membanggakan.

Terbukti, tiap tahunnya ekspor buah manggis terus meningkat tajam.

"Kalau di tahun 2013 ekspor manggis hanya 7 ribu ton, kalau tahun 2018 sudah mencapai 39 ribu ton, itu manggis saja dan itu naik sekitar 400,2 persen," kata Syukur, di Tajug Gede Cilodong, Bungursari, Purwakarta.

Dari jumlah ekspor buah manggis itu, Syukur mengatakan 40 persennya berasal dari Provinsi Jawa Barat.

Wilayah yang turut menyumbang ekspor itu ialah Purwakarta, Sukabumi, Subang, Tasikmalaya, dan lainnya.

Syukur mengatakan tujuan ekspor manggis Indonesia telah menembus banyak negara di Asia.

Negara itu diantaranya Cina, Hong Kong, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar, Amerika, Australia, dan negara lainnya.

"Target setiap tahun terus ditingkatkan. Diharapkan ekspor buah manggis ini bisa mengalahkan Thailand," ucap dia.

Optimisme itu muncul bukan tanpa landasan.

Syukur yakin lahan di Indonesia cukup bisa mencapai target tersebut.

Hanya saja tinggal permasalahan intensitas dan pembaharuan pohon manggis yang perlu ditingkatkan demi capaian target.

Guna mencapai hal itu Kementan pun menyuntikkan sejumlah bantuan bagi para petani di sejumlah daerah.

Bantuan tersebut salah satunya berupa bibit unggul hasil pengembangan Litbang Pertanian dan Dirjen Multikultural Mentan RI.

"Tiga ribu lima ratus pohon manggis dan bibit unggul buat Purwakarta akan dibagikan kepada para petani," ujarnya.

Pembagian bibit varietas unggul itu, kata Syukur, akan diutamakan bagi para petani milenial.

Hal itu bertujuan agar para milenial ini tidak hanya mengekspor, tapi juga menanam.

Kepala Dinas Pertanian Purwakarta, Agus R Suherlan, mengatakan, wilayahnya memiliki lima kecamatan sentra sayuran dan buah-buahan.

Lima daerah itu adalah Kecamatan Wanayasa, Pondok Salam, Kiara Pedes, Bojong, dan Darandang.

Luas lahan manggis di Purwakarta mencapai 1.400 hektare yang tersebar di lima kecamatan tersebut.

Terus meningkatnya ekspor pun berdampak pada harga yang semakin bagus, seiring dengan adanya dua eksportir peserta dua unit packaging house di dua kecamatan Darandang dan Purwakarta

"Di Purwakarta sudah ada beberapa eksportir, ini yang akan memberikan kemudahan bagi petani. Bila dulu harganya maksimal 12 ribu per kg, tapi sekarang untuk diekspor 28 ribu per kilogram,” kata Agus.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved