KPAI Kecam Keterlibatan Anak SD pada Video Viral Pemilu, Sehari Bisa Lima Aduan Video Sejenis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam adanya video viral di media sosial terkait dugaan pelanggaran pemilu di lingkungan sekolah

KPAI Kecam Keterlibatan Anak SD pada Video Viral Pemilu, Sehari Bisa Lima Aduan Video Sejenis
tribun manado
ilustrasi murid SD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam adanya video viral di media sosial terkait dugaan pelanggaran pemilu di lingkungan sekolah dasar dengan melibatkan anak-anak, terutama murid sekolah dasar.

Komisioner KPAI, Ai Maryati Solihah mengatakan sebanyak lima aduan dari masyarakat yang masuk pada KPAI terkait kasus tersebut per hari ini. Pihaknya, kata Ai, tengah mendalami bersama tim dari Cyber Crime Mabes Polri untuk mendeteksi keberadaan lokasi dalam video tersebut.

"Ini (video) sangat viral di medsos. Poinnya siapapun apakah guru, orangtua, atau masyarakat yang menggunakan anak untuk kepentingan politik itu tidak diperbolehkan apalagi ini lokasinya diduga di lembaga pendidikan dan itu jelas tidak boleh dan melanggar undang-undang perlindungan anak," kata Ai di Mason Pine, Kotabaru Parahyangan, Rabu (27/2/2019).

Ai mengatakanm pihaknya bukan mempermasalahkan lokasi video itu di mana, karena itu masuk ke dalam ranahnya Bawaslu. Sedangkan KPAI melihat dari unsur keterlibatan anak pada politik, sehingga hal itu tidak diperbolehkan sesuai UU nomor 35.

189 PNS di Pemkot Cimahi Dirotasi, Diminta Cepat Beradaptasi

"Harusnya itu baca doa atau salawat bukan justru menyanyikan yel-yel salah satu paslon sebelum belajar. Jadi, kami akan dalami kasus ini dari segi substansinya apakah ada unsur kebencian atau konteksnya untuk paslon tertentu. Kami juga sudah laporkan ke Bawaslu dan Bawaslu harus proses masalah ini," katanya.


Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved