AHF Indonesia Kampanyekan Pencegahan HIV/AIDS bagi Kelompok Berisiko Tinggi 

Melalui kegiatan bertajuk “Always in Fashion”, AHF Indonesia menggelar kampanye pencegahan HIV/AIDS dengan menyasar kelompok berisiko tinggi

AHF Indonesia Kampanyekan Pencegahan HIV/AIDS bagi Kelompok Berisiko Tinggi 
Istimewa
Tes HIV menjadi salah satu kegiatan dalam kampanye pencegahan HIV/AIDS “Always in Fashion” oleh AHF Indonesia beserta mitra kerjanya. 


Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan RI mencatat, sejak pertama kali dilaporkan tahun 1987 hingga September 2018, jumlah kumulatif infeksi HIV di Indonesia mencapai 314.143 kasus dan jumlah AIDS mencapai 111.973 kasus.

Kasus HIV/AIDS saat ini telah dilaporkan oleh 458 dari 514 kabupaten/ kota di Indonesia.  

Data Kemenkes RI juga menunjukkan, dalam 8 tahun terakhir, hubungan seksual berisiko di kalangan  heteroseksual secara kumulatif menjadi faktor tertinggi penularan HIV/AIDS, hingga mencapai 35 %.

Angka ini jauh melebihi faktor risiko di kalangan pengguna narkoba suntik yang mencapai 6 %.

Terri Ford, AHF Chief of Global Policy and Advocacy mengatakan, kondom tetap menjadi pilihan termurah dan terbaik dalam pencegahan HIV danpenyakit menular seksual, apalagi bila dihubungkan dengan pencegahan kehamilan.

Berbeda Pandang Politik, Sopir Taksi Online Turunkan Penumpang, Ini Tindakan Grab

Sosok Rosano Barack, Ayah Reino Barack yang Akan Jadi Mertua Syahrini, Pengusaha Ternama Indonesia

“ICD juga membantu mengingatkan masyarakat bahwa krisis HIV terjadi di seluruh belahan dunia. Membuat orang terlibat melalui kampanye Always in Fashion adalah langkah besar dalam meningkatkan kesadaran dan melawan epidemi ini,” ujarnya.  

Sementara itu, AHF President, Michael Weinstein menambahkan, promosi perilaku seks tak berisiko menjadi  sangat penting saat ini.

“Kekurangan pendanaan, termasuk pendanaan kondom, membuat situasi jadi kritis jika kita ingin menyebarkan pesan bagaimana hidup sehat dan bebas dari penyakit, khususnya di negara-negara dengan angka prevalensi HIV yang tinggi,” ujar Michael. 

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved