Minggu, 12 April 2026

Perahu Rombongan Petugas Kesehatan Yapen Terbalik Dihantam Ombak, 2 Orang Tewas, 9 Selamat

perahu mesin yang mengangkut rombongan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Yapen terbalik dihantam ombak di perairan Aisau

TRIBUNJABAR.ID, TIMIKA- Perahu mesin yang mengangkut rombongan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Yapen terbalik dihantam ombak di perairan Aisau, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Senin (25/2/2019).

Akibatnya perahu terbalik dan dua petugas kesehatan meninggal dunia, yakni Kepala Puskesmas Waindu Lutfi Thamri dan petugas gizi Riko Letrik Wutoi.

Sembilan orang lain selama dari musibah perahu terbalik tersebut, dua di antara mereka adalah dua bidan Israwati dan Nurul Cholifah.

Korban selama lain adalah lima perawat, yaitu Nelma Katrin Wayangkau, Abraham Kayai, Aco Jaya, Usman Azis Sani Tarian, dan istri Abraham yang belum diketahui namanya.

Staf Dinas Kesehatan Yapen Lewi dan seorang motoris, Egron, juga tercatat sebagai korban selama dalam peristiwa itu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, musibah itu terjadi Senin sekitar pukul 14.00 WIT.

Di Jabar Ada 15 Kampung Narkoba, 9 Lokasi di Kota Depok, di Kota Bandung Ada 1 Titik

Jelang Final Piala AFF U-22 2019, Pelatih Thailand Komentari Timnas U-22 Indonesia

Saat itu, rombongan bertolak dari Kampung Aisau. Rombongan petugas kesehatan itu usai melakukan pemeriksaan kesehatan warga di di wilayah Puskesmas Waindu.

Saat berjalan dari bibir pantai berjarak kurang lebih 20-30 meter, kapal langsung dihantam gelombang sehingga perahu yang ditumpangi terbalik.

"Akibat kejadian tersebut dua penumpang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya selamat," kata Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (26/2/2019).


Kamal mengatakan, seluruh korban selamat dan meninggal duna sudah berada di Kampung Aisau, Distrik Raimbawi setelah dievakuasi warga. Rencananya, hari ini dievakuasi ke Serui.

"Saat ini tim gabungan telah menuju Kampung Aisau yang jarak tempuh dari Serui ke Kampung Aisau sekitar 2,5 jam menggunakan kapal milik Sat Polair Polres Kepulauan Yapen," ujar Kamal.

Kamal mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut agar lebih waspada dalam melakukan aktivitas karena mengingat dalam satu bulan terakhir terjadi cuaca ekstrim yaitu angin kencang dan gelombang laut yang tinggi. 

Penulis :  Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ombak Menghantam Perahu Rombongan Petugas Kesehatan Yapen, Dua Orang Tewas"

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved