Terkait Video '2019, Kalau (Jokowi) Dua Periode, enggak Ada Azan', 3 Perempuan Diperiksa

Dalam video viral itu, ada pernyataan soal tak akan ada lagi suara azan jika Joko Widodo alias Jokowi menjadi presiden untuk periode 2019-2024.

Terkait Video '2019, Kalau (Jokowi) Dua Periode, enggak Ada Azan', 3 Perempuan Diperiksa
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan terkait video yang beredar yang melibat tiga orang wanita asal Kabupaten Karawang, Senin (25/2/2019) di Mapolda Jabar. 

Saat ditanya kepada Kabid Humas Polda Jabar, apakah ketiga perempuan tersebut berasal dari kubu lawan politik Jokowi, Trunoyudo mengatakan masih dalam penyelidikan.

Polisi akan mendalami video tersebut dan memanggil ahli bahasa, ahli pidana untuk memeriksa video tersebut.

"Video tersebut akan ditranskrip. Kami tidak ingin demokrasi ini dirusak oleh penyebaran berita-berita bohong dan meresahkan," katanya. Menurutnya, ahli akan mentranskrip video tersebut.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tiga perempuan itu, video viral tersebut adalah unggahan perdana mereka di media sosial.

Ketiga perempuan tersebut ditangkap pihak Mapolda Jabar sekira pukul 23.00 WIB (24/2/2019).

Mereka bisa dijerat UU ITE pasal 28 ayat 2 tentang kesengajaan dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved