Hanya 454 Honorer Kategori 2 di Kabupaten Cirebon yang Ikut Tes P3K, Sisanya Akan Diusulkan ke BKN

Hanya 454 honorer kategori 2 di Kabupaten Cirebon yang ikut tes, sisanya akan diusulkan ke BKN.

Hanya 454 Honorer Kategori 2 di Kabupaten Cirebon yang Ikut Tes P3K, Sisanya Akan Diusulkan ke BKN
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Sejumlah honorer kategori dua saat hendak menuju ruang ujian peneriman P3K di SMKN 1 Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Sabtu (23/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dari 592 honorer kategori 2, hanya 454 orang saja yang mengikuti tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Penjanjian Kontrak kerja (P3K) di SMKN 1 Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Sabtu (23/2/2019).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Supadi Priatna, mengatakan, sisa dari honorer kategori 2 yang tidak mengikuti tes akan coba diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Yang tidak bisa masuk, kami akan coba untuk lakukan ujian susulan, tapi semua bergantung pada keputusan pusat," Supadi Priatna saat ditemui di SMKN 1 Jamblang, Sabtu (23/2/2019).

Ia menambahkan, yang tidak bisa mengikuti tes tersebut adalah yang mengalami keterlambatan saat pengumpulan administrasi maupun teknis.

Pelaksanaan ujian akan berlangsung hingga Minggu (24/2/2019).

Pelaksanaan tes menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

Setelah diumumkan lulus, peserta akan mengikuti tes wawancara yang belum ditentukan waktunya hingga saat ini.

Seperti diketahui, jumlah honorer kategori 2 di Kabupaten Cirebon ada sebanyak 1.284 orang.

Namun, yang masuk dalam kategori P3K untuk tenaga pendidik, penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan ada 592.

"Kategori dua banyak macamnya, selain yang tiga itu, tidak bisa mengikuti tes ini," kata Supadi Priatna.

Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi, mengatakan, pelaksanaan tersebut adalah bagian dari tindak lanjut setelah dikeluarkannya Pemenpan RB Nomor 2 Tahun 2019 tentang seleksi dan tahapan P3K.

"Yang kami laksanakan ini serentak se-Indonesia. Tentunya ini kabar baik bagi honorer k2. Melalui tes ini, jika lulus maka akan membuat mereka mempunyai status yang jelas sebagai aparatur sipil negara yang juga terdiri dari non PNS yaitu P3K," kata Dicky Saromi.

Di Usia 18 Tahun Perempuan Ini Menjadi Lulusan Termuda Fakultas Kedokteran Unisba

Jadwal Lengkap Kajian Islam di Bandung Raya, Ahad 24 Februari 2019

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved