Dinkes Jabar Dorong Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat dan Konsumsi Minuman Kesehatan

Selain menjaga konsumsi dari makanan dan minuman nirnutrisi, serta tidak merokok, gerakan pola hidup sehat juga menganjurkan aktivitas fisik melalui o

Penulis: Cipta Permana | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Cipta Permana
Dinkes Jabar hadiri peluncuran produk minuman kesehatan di CFD Dago, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung. Minggu (24/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kampanye pola hidup sehat sedang giat digelar berbagai pihak di Kota Bandung.

Selain menjaga konsumsi dari makanan dan minuman nirnutrisi, serta tidak merokok, gerakan pola hidup sehat juga menganjurkan aktivitas fisik melalui olah raga minimal 30 menit sehari.

Dalam upaya mendukung hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan perusahan Enesis Group melalui satu di antara produk terbarunya yakni Scrubber, mengajak masyarakat Kota Bandung untuk mengikuti kegiatan senam sehat Scrubber di kawasan Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (24/2/2019).

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 200 orang para pengunjung CFD Dago tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan produk Scrubber, yaitu minuman serbuk es jeruk segar dan sehat.

"Dalam rangka mendukung kampanye gerakan pola hidup sehat di masyarakat, kami memperkenalkan ini sebagai solusi bagi masyarakat modern, yang kian sibuk dan tidak sempat untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan sebagai syarat pemenuhan kebutuhan serat harian dalam tubuh," ujar Product Manager Scrubber, Renny Yuliani di CFD Dago, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung.

Djadjang Nurjaman Sebut Persebaya Surabaya Masih Banyak Kekurangan Hadapi Liga 1 2019

Tiga Polisi dan Seorang Wanita Cantik Ditangkap Saat Pesta Sabu-sabu di Kamar Hotel

Terlebih menurutnya, berdasarkan data dari Puslitbang Departemen Kesehatan RI, konsumsi serat masyarakat Indonesia rata-rata hanya 10,5 gram per hari.

Padahal standar ideal minimal konsumsi serat yang dianjurkan oleh Badan POM RI, yakni sebesar 30 gram per hari.

"Maka dari itu Scrubber hadir dan menjadi konsumsi alternatif bagi masyararakat perkotaan yang memiliki tingkat produktivitas tinggi, namun tetap ingin memperhatikan kesehatannya, sehingga membutuhkan sesuatu yang praktis untuk dapat membantu kebutuhan serat setiap harinya," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kesehatan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Anita Nur Fajar Asri, mengatakan bahwa dengan pola konsumsi makanan dan minunan sehat, tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas bekerja.

"Tentunya kami sangat mendukung ya, segala sesuatu yang berhubungan dengan upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Apalagi saat ini, penerapan pola hidup yang tidak sehat di masyarakat perkotaan, menyebabkan tidak hanya rentan terhadap jenis penyakit menular saja, tetapi juga terhadap banyak penyakit yang tidak menular, salah satunya masalah pencernaan," ujar Anita.

Maka dari itu, dengan menerapkan korelasi kegiatan antara senam sehat dan mengonsumsi minuman kesehatan, diharapkan tingkat kesehatan masayarakat di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung dapat terus meningkat.

Terlebih Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk salah satu terbanyak di Indonesia, selalu menjadi perhatian dari indikator kesehatan di pemerintah pusat.

"Oleh karena itu, kami sangat berharap, masyarakat di Jabar, khususnya di Kota Bandung dapat terus menjaga pola hidupnya yang sesuai dengan program pemerintah, yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dengan cara menkonsumsi makanan dan minuman yang sehat, rajin berolah raga, serta rutin memeriksakan kondisi kesehatannya ke unit-unit pelayanan kesehatan pemerintah ," ujarnya.

Hadiri Pidato Kebangsaan Jokowi, Ridwan Kamil Berpantun

Cegah Wabah Penyakit Menular, Dinkes Kabupaten Sumedang Bentuk Tim Gerak Cepat

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved