Breaking News:

Hari Peduli Sampah Nasional, Jajaran Kodim 0618/BS Gelar Upacara dan Bersihkan Sampah di Tegalega

Jajaran Kodim 0618/BS menggelar upacara dan membersihkan lingkungan di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional

TRIBUN JABAR/DANIEL ANDREAND DAMANIK
Sejumlah anggota TNI dari Kodim 0618/BS bersama warga membersihkan lingkungan di kawasan Monumen Bandung Lautan Api, Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (21/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jajaran Kodim 0618/BS menggelar upacara dan membersihkan lingkungan di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Kamis (21/2/2019).

Komandan Kodim 0618/BS Letkol Inf Herry Subagyo mengatakan, bahwa 21 Februari telah ditetapkan sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

"Dasar dari penetapan hari ini (sebagai Hari Peduli Sampah Nasional) ialah peristiwa ─║ongsor sampah di TPA Leuwigajah, Jawa Barat pada 21 Februari 2005. Pada saat itu longsor terjadi karena curah hujan tinggi ditambah ledakan gas metana yang terperangkap dalam timbunan sampah," katanya (21/2/2019).

Akibat dari peristiwa tersebut, lebih dari 150 jiwa menjadi korban dan ditetapkanlah hari tersebut sebagai bencana lingkungan.

Mengingat tragedi tersebut Letkol Inf Herry Subagyo mengajak agar masyarakat secara bijak menyikapi tentang lingkungan agar tidak terjadi peristiwa yang sama.

Kondisi Ustaz Arifin Ilham Kini Membaik, Bisa Berkendara Lagi, Nangis Bertemu Para Santri

Seusai menggelar upacara, seluruh peserta upacara melakukan kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar Monumen Bandung Lautan Api di Lapangan Tegalega.

DIjelaskan Herry Subagyo, sejalan dengan tema peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019 ini, "Kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai", budaya 3R (Reuse, Reduce, Recycle) harus terus diingatkan kepada masyarakat karena sangat penting.

Tema tersebut juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Bandung dalam pengelolaan sampah ialah program "Kang Pisman" yaitu kurangi, pisahkan, manfaatkan.

"Untuk itu masyarakat menjaga lingkungan agar tetap bersih yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat," katanya.

Kini Ayu Ting Ting Pedangdut Sohor Papan Atas, Dulu Bayaran Pertamanya Cuma Segini

Bersenjata Perkakas Pembersih Sampah, Polisi dan Warga Bersih-bersih di Pantai Sindangkerta

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved