Kasus Kecelakaan yang Tewaskan 7 Penumpang, Sopir Bus Bima Suci Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polres Purwakarta telah menetapkan sopir bus Bima Suci yang mengalami kecelakaan di Tol Cipularang KM 70+400 menjadi tersangka

Kasus Kecelakaan yang Tewaskan 7 Penumpang, Sopir Bus Bima Suci Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka
Tribun Jabar/Haryanto
Proses evakuasi bangkai bus Bima Suci yang rusak parah di Tol Cipularang KM 70, Selasa (29/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Polres Purwakarta telah menetapkan sopir bus Bima Suci yang mengalami kecelakaan di Tol Cipularang KM 70+400 menjadi tersangka

Dede Suhaeri (40) menjadi tersangka pada kasus kecelakaan yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, menyebut, kenaikan status itu berdasarkan keterangan saksi, maupun bukti dan hasil penyidikan di lapangan.


"Hasil penyelidikan dan penyidikan, kecelakaan maut ini karena faktor kelalaian manusia (Human error). Jadi saat ini sopir sudah ditetapkan jadi tersangka," kata Matrius di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Selasa (19/2/2019).

Kenaikan status Dede menjadi tersangka itu diperkuat karena temuan kondisi bus yang dinyatakan sejumlah pihak masih laik jalan.

Dengan begitu, hasil penyidikan kecelakaan maut tersebut hasilnya mengarah ke murni kelalaian pengemudi.

Ditambah lagi, dia menjelaskan, dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), bus bernopol A 7520 CS itu mengalami hilang kendali.

6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Garut, Cari Calon Korban di Google & Terancam Hukuman Mati

Karena kendaraan hilang kendali atau out of control itulah bus yang dikendarai Dede berakhir di parit dalam keadaan rusak berat.

Matrius menjelaskan, diketahui Dede memacu kecepatan busnya melebihi batas di jalur Tol.

"Pengemudi bus ini mengendarai kendaraannya melebihi batas kecepatan di dalam tol, yaitu diatas 100km per jam, tepatnya 110 km perjam," ucapnya.

Saat berkecepatan tinggi itulah, diketahui Bus itu akan menyalip kendaraan di depannya.

Disperdagin Kabupaten Cirebon Klaim Seluruh Pedagang Sudah Tempati Kios di Pasar Sumber

Matrius mengatakan Dede menyalip kendaraan lain didepannya melalui jalur kiri. Hal itu diketahui pula telah menyalahi aturan berkendara.

Pada saat menyalip itulah bus yang berpenumpang lebih dari 30 orang itu mengalami hilang kendali.

"Pengemudi menyalip dengan cara mendadak. Sehingga bus menjadi hilang kendali, lalu menabrak guardrill sebelah kiri, kemudian terguling, dan mengakibatkan jatuhnya korban," ujar dia.

Seorang Lansia Penderita Stroke Terpaksa Tinggal di Posyandu, Beralas Kasur Tipis

Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved