Salah Perhitungan, Truk vs Truk di Jalur Maut Gekbrong Ketika Hujan Mengguyur

Kronologis kejadian berawal saat korban truk box Isuzu berpelat nomor F-8144-UZ melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.

Salah Perhitungan, Truk vs Truk di Jalur Maut Gekbrong Ketika Hujan Mengguyur
ist
Kecelakaan truk vs truk terjadi di jalur maut Gekbrong, tepatnya di Kampung Pancuran Luhur, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Jumat (15/2/2019) sekitar pukul 04.37 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kecelakaan truk vs truk terjadi di jalur maut Gekbrong, tepatnya di Kampung Pancuran Luhur, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jumat (15/2/2019) sekitar pukul 04.37 WIB.

Kecelakaan diduga karena salah satu sopir truk salah perhitungan ketika akan mendahului kendaraan di depannya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi saat hujan mengguyur Cianjur dinihari tadi.

Namun seorang sopir truk, Budi Habilah (40) warga Bekasi, menderita luka berat dan dibawa ke rumah sakit.

Kronologis kejadian berawal saat korban truk box Isuzu berpelat nomor F-8144-UZ melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.

Saat menempuh jalan lurus menanjak, truk Isuzu mendahului kendaraan truk Hyundai bernomor polisi B-9689-UYT yang dikemudikan Budi Habilah.

Saat kendaraan truk Isuzu kembali ke jalur sebelah kiri, diduga bagian kendaraan belum sepenuhnya menyalip.

Akibatnya, truk Isuzu langsung memotong sehingga bagian pintu depan sebelah kiri menyerempet bagian depan kanan truk Hyundai.

Tabrakan tak terhindarkan dan truk Hyundai menabrak bagian belakang kiri kendaraan truk Isuzu.

Akibat kejadian tersebut kedua pengemudi mengalami luka-luka serta kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak.

Seorang warga Gekbrong, Damanhuri (65), mengatakan tabrakan truk dengan truk cukup membuat macet jalan Gekbrong dari kedua arah.

"Saya selesai salat subuh dari masjid, tiba-tiba kendaraan macet, pas dilihat ke bawah depan tambal ban ada kejadian kecelakaan mobil truk boks dan truk," kata Damanhuri.

Ia mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.37 WIB. Ia melihat sopir truk mengalami luka berat dan dibawa oleh mobil ambulans PMI.

"Kelihatannya mengantuk, saat saya mengecek lokasi sopirnya terlihat luka berat, mobil dua-duanya ada di tengah sementara saat itu di lokasi belum ada petugas sehingga macet cukup parah," ujar Damanhuri.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved