PAD Sektor Parkir Belum Maksimal, Dishub Purwakarta Punya Rencana Begini
Kepala UPTD Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta, Arip Surachman mengatakan PAD dari perparkiran setiap tahun meningkat
Penulis: Haryanto | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Meski setiap tahunnya tidak mencapai target, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran bisa dioptimalkan.
Kepala UPTD Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta, Arip Surachman, mengatakan PAD dari perparkiran setiap tahun mengalami peningkatan.
"Kami pasti optimalkan. Walaupun tidak selalu mencapai target, setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 ke 2018 meningkat sekitar 7 persen," kata Arip saat ditemui di kantornya, Cisereuh, Purwakarta, Jumat (15/2/2019).
Diketahui, PAD dari retribusi parkir pada tahun 2018 tidak mencapai target. Dari target yang ditetapkan Rp 1.132.200.000, Purwakarta hanya mendapatkan Rp 935.862.000.
Capaian itu mengalami peningkatan dari capaian tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 875.980.00.
Padahal, Arip menyebut pihaknya pada tahun 2017 memiliki target sebanyak Rp 1.125.460.000.
• Jadi Korban Tsunami, Ifan Seventeen Come Back Ft Armada, Ini Lirik Menyentuh Demi Tuhan Aku Ikhlas
• Persija Jakarta Harap Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Marco Simic Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Tidak langsung patah arang, target PAD dari lahan parkir yang tersedia untuk tahun 2019 pun ditingkatkan lagi.
Dishub menargetkan Rp 1.358.640.000, dengan upaya penambahan lahan parkir di sejumlah tempat.
Hal itu diharapkan mampu menggenjot pencapaian target ditahun ini.
"Apalagi potensi di tahun ini cukup tinggi, bisa dilihat kunjungan wisatawan yang datang ke Purwakarta yang meningkat terus-menerus," ujar dia.
Ia menjelaskan bahwa Purwakarta batu mendapatkan PAD dari lahan parkir di sejumlah wilayah saja.
Seperti halnya di beberapa tepian jalan raya protokol, Pasar Jumat, Pasar Citeko, potensi tambahan dan sekitar toko Swalayan.
• Hindari Razia, Puluhan Pengemudi Motor di Purwakarta Pilih Menepi & Menunggu, Akui Belum Bayar Pajak
Oleh karena itu, lahan parkir akan ditambah di sejumlah daerah, serta mengelola lebih serius lahan parkir di jalan umum yang belum terkelola.
Sebab, Arip menjelaskan belum tercapainya target PAD dari sektor perparkiran itu karena banyaknya lahan parkir yang belum terkelola dengan baik.
Sehingga penambahan potensi lahan parkir di wilayah Purwakarta menjadi program pada tahun 2019.
"Lahan parkir yang belum terkelola kita akan kelola sehingga jumlah anggaran parkir terserap lebih besar, kita akan coba tata kembali sehingga lahan parkir bisa dikelola lebih baik lagi," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/parkir_20171107_144439.jpg)