Kepsek Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Para Siswa SMK Negeri 1 Luwu Timur Unjuk Rasa

Menduga kepala sekolah (kepsek) melakukan pelecehan seksual, siswa di SMK Negeri 1 Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (14/2/2019) berunjuk rasa

Kepsek Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Para Siswa SMK Negeri 1 Luwu Timur Unjuk Rasa
DOKUMENTASI TRIBUN MANADO
Illustrasi pelecehan seksual oleh kepala sekolah di SMK Negeri 1 Luwu Timur, Sulawesi Selatan 

TRIBUNJABAR.ID, LUWU TIMUR- Menduga kepala sekolah (kepsek) melakukan pelecehan seksual, siswa di SMK Negeri 1 Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (14/2/2019) berunjuk rasa di depan kantor sekolah mereka.

Para siswa tersebut mengancam akan libur massal pada Jumat (15/2/2019) jika sang kepala sekolah (Kepsek) tidak mau bertanggung jawab.

Dalam aksi unjuk ini, aksi anarkis para siswa kepada Kepsek-nya hampir terjadi.

”Kalau begitu kita semua libur saja besok. Kami tidak terima perbuatan kepala sekolah yang telah melecehkan rekan kami," ujar satu siswa peserta demo yang enggan disebutkan namanya kepada Kompas.com, Kamis (14/2/2019).

"Harusnya seorang guru apalagi dia seorang kepala sekolah, mengajarkan kami kebaikan. Justru dia berbuat tak senonoh kepada salah seorang rekan kami. Pokoknya dia harus dihukum."

21 SMP di Purwakarta Belum Bisa Gelar Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK

Awal Mula Ani Yudhoyono Ketahuan Idap Kanker Darah: SBY, AHY, dan Ibas Tak Nyangka, Tak Ada Gejala?

Siswa SMK yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual kepsek-nya adalah SD (16). Menurut dia, pada Kamis pagi dia telat masuk ke sekolah.

Kepsek AK kemudian memintanya ke ruangannya untuk memberi SD hukuman dan peringatan. Menurut SD, dalam ruangan tersebut justru Kepsek AK memegang alat vitalnya sebanyak dua kali.

”Kalau saya dihukum, saya terima tapi dia justru memegang kemaluan saya. Saya tidak terima ini,” ucap SD yang masih duduk di kelas X jurusan pengelasan ini.

Dimintai keterangan

Untuk mencegah aksi anarkis, aparat kepolisian dari Polsek Malili dan Polres Luwu Timur mendatangi sekolah tersebut dan meredakan emosi para siswa.

Mereka juga membubarkan aksi demo para siswa, serta meminta mereka untuk tenang dan kembali ke rumah masing-masing.

Kabag Ops Polres Luwu Timur, Kompol Muh. Rifai mengatakan bahwa pihaknya sedang menangani hal ini.

”Terduga dan korban sedang kami mintai keterangan dan masih dalam proses oleh kepolisian, untuk itu kami harap tidak ada tindakan yang berujung anarkis,” ujarnya kepada awak media di halaman sekolah. (Kontributor Kompas TV Luwu Palopo, Amran Amir)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratusan Siswa SMK Demo Kepseknya yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved