Pilpres 2019

Ahok Gabung PDIP, TGB Sebut Bisa Naikkan Elektabilitas Jokowi, Kubu Prabowo-Sandi Bilang Sebaliknya

Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok atau BTP, kini sudah menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.

Ahok Gabung PDIP, TGB Sebut Bisa Naikkan Elektabilitas Jokowi, Kubu Prabowo-Sandi Bilang Sebaliknya
Kolase Tribun Jabar (Kompas TV dan Istimewa).
Ahok, Jokowi, dan PDIP. 

Kata Pengamat

Seolah mengamini pernyataan kubu Prabowo-Sandi, pengamat ini justru mengatakan, bergabungnya Ahok atau BTP tak serta merta mengerek suara untuk pasangan capres dan cawapres nomor nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf.

Pengamat Politik dan Ketatanegaraan dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto mengatakan, alasan itu karena BTP sebagai politikus telah kehilangan momentumnya.

"Setiap tokoh politik akan populer cuma di suatu era, nah era Ahok atau BTP adalah saat Pilkada DKI Jakarta 2015 saja," ujarnya kepada TribunSolo.com, Minggu (10/2/2019).

Pose 3 jari Ahok saat pengambilan sidik jari menjelang bebas dari Mako Brimob.
Pose 3 jari Ahok saat pengambilan sidik jari menjelang bebas dari Mako Brimob. (Twiiter/imadya)

Lebih lanjut dia mengatakan, kehadiran Ahok atau BTP ke pangkuan partai pendukung pemerintah (Jokowi), dianggap oleh publik sebagai hal yang biasa-biasa saja.

"Merugikan tidak, tapi menguntungkan juga tidak, ya masuknya BTP ke kubu Jokowi biasa-biasa saja," kata dia.

Meskipun BTP memiliki banyak followers (pengikut) di media sosial (medsos), tetapi bukan berarti menjadikannya sebagai tokoh agar publik kemudian merapat ke PDI-P.

"Pemilih saat ini jauh lebih independen dalam menentukan pilihan politik, bukan dipengaruhi tokoh politik," ujarnya.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved