Pelaku Perampokan Minimarket di Bandung Barat yang Ditembak Polisi, Sakit Hati Pernah Dipecat

Niko N Adiputra, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, pelaku perampokan itu ternyata pernah bekerja di minimarket tersebut.

Pelaku Perampokan Minimarket di Bandung Barat yang Ditembak Polisi, Sakit Hati Pernah Dipecat
Istimewa/Pixabay.com
Ilustrasi perampokan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan terhadap AF (23) pelaku perampokan minimarket di Jalan Raya Cimareme, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/2/2019).

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, pelaku perampokan itu ternyata pernah bekerja di minimarket tersebut.

"Berdasarkan keterangan pelaku, dia merasa sakit hati karena pernah dipecat. Tersangka pernah bekerja di minimarket itu dan berhenti kerja pada juni 2018," ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Minggu (10/2/2019).

Atas hal tersebut, lanjut Niko, pelaku pun menjadi spesialis perampokan minimarket.

Bukan hanya kali ini saja pelaku melakukan aksi perampokan terhadap minimarket.

Angka Kecelakaan di Cimahi Didominasi Generasi Milenial, Ini Imbauan Polisi Bagi Orangtua

Niko mengatakan, pelaku sudah melakukan aksinya tiga kali di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

"Ada tiga lokasi dan uang yang didapat pelaku cukup fantastis. Pertama Rp 70 juta, kemudian 5 juta dan Rp 37 juta," katanya.

Bahkan, lanjut Niko, saat melakukan aksinya pelaku kerap membawa macam-macam senjata tajam untuk mengancam kasir minimarket yang tengah bertugas.

Ia mengatakan, sasaran pelaku yaitu minimarket yang beroperasi selama 24 jam, tetapi bukan minimarket yang ada di lokasi pelayanan publik.

"Jadi seharusnya minimarket yang buka 24 jam itu yang ada di pelayanan publik seperti SPBU, karena ada penjaganya, sehingga yang tidak jangan buka 24 jam," ujar Niko.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved