Pilpres 2019

Ahok atau BTP Jadi Kader PDIP, Elektabilitas Jokowi Bakal Bertambah?

Bergabungnya BTP ke PDIP dapat menambah elektabilitas dari Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko "Jokowi" Widodo.

Ahok atau BTP Jadi Kader PDIP, Elektabilitas Jokowi Bakal Bertambah?
Dok. Suteja Kumara via Kompas.com
Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP saat menyambangi sekretariat DPD PDIP Bali pada Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini menjadi kader PDIP.

"Pilihan Pak Ahok masuk PDIP sudah tepat. Sudah memilih PDIP sebagai rumah besar kaum nasionalis tempat ia bergabung, tempat ia untuk menyampaikan aspirasi politiknya. Dan saya berharap Pak Ahok bisa berkarya untuk Indonesia melalui PDI Perjuangan," kata Politisi PDIP Charles di Jakarta Barat, Minggu (10/2/2019).

Selain itu, menurutnya, bergabungnya BTP ke PDIP dapat menambah elektabilitas dari Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. Karena kata Charles, pendukung setia BTP masih cukup banyak ditemukan, khususnya Jakarta.

"Ya pasti ada positifnya, di Jakarta khususnya itu cukup besar follower atau fansnya Pak Ahok, di seluruh Indonesia juga masih banyak. Jadi saya yakin bisa menambah elektabilitas Pak Jokowi," kata Charles.

Ahok BTP Resmi Jadi Anggota PDI Perjuangan Terhitung Sejak 26 Januari 2019

Tidak menutup kemungkinan jika ada kelompok yang tak memilih Jokowi karena faktor BTP. Namun, menurut Charles, keputusan orang memilih Jokowi bukan semata karena faktor BTP, melainkan dari rekam jejak.

Diberitakan sebelumnya, BTP resmi menjadi kader PDIP sejak 26 Januari 2019.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku PDIP sejalan dengan ideologi perjuangannya. Ia pun mengaku mantap menjadi kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Memang sesuai garis ideologi perjuangan saya," kata Ahok ketika ditanya alasannya menjadi kader PDIP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Bergabungnya Ahok ke PDIP Dinilai Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi di Pilpres".

Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved