Kejaksaan Negeri Cibinong Ogah Sidangkan Bahar bin Smith, Minta Pesidangan Digelar di Bandung

Penyidik Polda Jabar dan Polres Bogor sebelumnya telah melimpahkan berkas perkara termasuk tersangka serta barang bukti ke Kejari Cibinong.

Kejaksaan Negeri Cibinong Ogah Sidangkan Bahar bin Smith, Minta Pesidangan Digelar di Bandung
youtube@danasusanto
Pria diduga Habib Bahar bin Smith (membelakangi kamera) sedang menginterogasi bocah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kejaksaan Negeri Cibinong meminta Mahkamah Agung agar menetapkan pelaksanaan persidangan kasus penganiayaan dengan tersangka Bahar bin Smith tidak digelar di Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Berkas tersangka Bahar bin Smith belum dilimpahkan ke pengadilan karena masih menunggu penetapan dari Ketua Mahkamah Agung agar disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung," ujar Kasipenkum Kejati Jabar Abdul Muis Ali via pesan elektroniknya, Jumat (8/2).

Penyidik Polda Jabar dan Polres Bogor sebelumnya telah melimpahkan berkas perkara termasuk tersangka serta barang bukti ke Kejari Cibinong.

Dengan permohonan penetapan ke Mahkamah Agung itu, Bahar bin Smith kembali ditahan di Mapolda Jabar.

"Untuk tersangka Bahar bin Smith saat ini masuk penahanan jaksa dititip di Mapolda Jabar. Untuk tersangka lain dititip di Polres Bogor dan akan disidangkan di Pengadilan Negeri Cibinong," kata Abdul Muis.

Sebelumnya, Abdul Muis sempat mengatakan penanganan sidang Bahar bin Smith kemungkinan besar sidang digelar di Pengadilan Negeri Cibinong.

Hanya saja, ada faktor lain yang memungkinkan sidang Bahar bin Smith tidak digelar di Pengadilan Negeri Cibinong. Salah satunya, jika berimplikasi pada gejolak massa baik pendukung maupun sebaliknya.

"Jika ada gejolak massa dan situasinya tidak memungkinkan digelar di Bogor, nanti kami minta penetapan ke Mahkamah Agung agar sidang digelar di tempat lain, misalnya di Bandung," ujar Abdul Muis pada Selasa (5/2).

Berkaca pada kasus ujaran kebencian melibatkan Buni Yani yang sudah divonis, meski kejadian tindak pidana digelar di Kota Depok, namun sidang digelar di Kota Bandung.

Merujuk pada Pasal 84 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (Kuhap), mengatur soal pengadilan negeri berwenang mengadili tindak pidana yang ada di wilayahnya. Dalam kasus Bahar, kejadian penganiayaan terjadi di Kabupaten Bogor. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved