Masjid, Gereja, dan Vihara Menyatu di Kampung Toleransi Kota Bandung

Di Kampung Toleransi yang ada di permukiman padat penduduk itu, tampak beberapa rumah ibadah dari agama yang berbeda berdiri berdekatan

Masjid, Gereja, dan Vihara Menyatu di Kampung Toleransi Kota Bandung
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Masjid Jamie Al Asror, Vihara Ratnapani, dan Gereja Rehoboth berdiri berdampingan di Kampung Toleransi, Kota Bandung. Foto diambil pada Rabu (6/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kampung Toleransi yang berlokasi di RW 04 Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, menjadi cermin keanekaragaman budaya dan agama.

Kampung toleransi yang terdiri dari 16 RT itu, sesuai namanya, selalu menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.

Ketika Tribun Jabar menyambangi Kampung Toleransi yang ada di permukiman padat penduduk itu, tampak beberapa rumah ibadah dari agama yang berbeda tetapi berdekatan.

Letak rumah ibadah tersebut saling bersebelahan, misalnya tembok Masjid Jamie Al Asror dengan vihara Ratnapani berdempetan dan hanya berjarak satu setengah meter.

Beberapa meter dari dua bangunan rumah ibadah itu, ada gereja Rehoboth.

Semarak Pesta Demokrasi di Kampung Toleransi Bandung

Toleransi dan Pemandangan Menarik di Kampung Toleransi Patut Dicontoh

Sekretaris RW 04 Kampung Toleransi, Jahja Kosim (59) mengatakan, Kampung Toleransi Jamika ini diresmikan pada 20 Agustus 2017 oleh Ridwan Kamil yang saat itu masih menjabat Wali Kota Bandung.

Namun, kerukunan beragama di sana sudah ada sejak dahulu, jauh sebelum diberi nama resmi Kampung Toleransi.

"Pemerintah hanya meresmikan saja, selebihnya ya pemerintah menyemangati kita jangan sampai pudar. Jadi kalau anggaran kita prinsipnya udunan dari masyarakat," ujar Jahja kepada Tribun Jabar, Selasa (5/2/2019).

Jahja menuturkan, nilai-nilai toleransi yang dijalankan oleh warga Kampung Toleransi dengan saling membantu ketika ada kegiatan keagamaan dan hari raya.

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved