Sabtu, 11 April 2026

Ruas Jalan Sastra Solokan Jeruk Sebagian Masih Mengalami Kerusakan Berat

Ruas jalan status kabupaten di Kabupaten Bandung sebagian masih mengalami kerusakan di musim hujan saat ini, salah satunya Jalan Sastra

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/HAKIM BAIHAQI
Kondisi ruas jalan status kabupaten, Jalan Sastra, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung yang sebagian masih mengalami kerusakan, Selasa (5/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ruas jalan status kabupaten di Kabupaten Bandung sebagian masih mengalami kerusakan di musim hujan saat ini, salah satunya Jalan Sastra, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk.

Dari pantauan Tribun Jabar, Selasa (5/1/2019), di Kecamatan Solokanjeruk, Jalan Sastra yang memiliki panjang 2,9 kilometer ini, sebagiannya dalam kondisi rusak, terutama di sekitar persimpangan Jalam Raya Majalaya - Rancaekek.

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan tersebut, terdapat sejumlah lubang berukuran mulai dari 30 sentimeter sampai tiga meter dan memiliki kedalaman hingga 10 sentimeter.

Sedangkan untuk sebagian ruas Jalan Sastra lainnya, sudah dalam kondisi baik, karena telah dilapisi oleh material beton pada beberapa waktu lalu oleh pemerintah setempat.

Adanya bagian ruas jalan yang masih mengalami kerusakan, pengendara terpaksa melintas meliuk - liuk untuk menghindari lubang tersebut.

Jalan Rancakendal Rusak, Pemotor Sering Terperosok Lubang usai Hujan

Warga Desa Solokan Jeruk, Dadang Sunarya (61), kerusakan jalan yang terjadi di sebagian ruas Jalan Sastra, dalam kondisi rusak berat lebih dari lima tahun dan belum ada perbaikan kembali dari pemerintah setempat.

"Bagian jalannya lainnya sudah diperbaiki beberapa bulan kemarin, yang parah ini belum sama sekali," kata Dadang di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Selasa (5/2/2019).

Harapan Kim Jeffrey Kurniawan di Tahun Babi Tanah

Warga pun menyebutkan, seusai diguyur hujan, sebagian jalan yang masih mengalami kerusakan itu pun menyerupai kubangan dan kerap surut dalam waktu lama.

Warga lainnya, Reza Ramdan (32), mengatakan, untuk meminimalisir kerusakan jalan, warga sekitar pun kerap menutupi jalan menggunakan brangkal dan atau material sisa bangunan.

"Biar gak terlalu becek kalau habis hujan. Tapi tidak lama, cepat hancur juga," katanya.

Avriellya Shaqila Blak-blakan Soal Kehidupan Pilunya hingga Terjerumus dalam Prostitusi Online Artis

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved