Breaking News:

Walhi Jabar Mencatat di 4 Kabupaten di Jabar Ini Masih Banyak Limbah B3 Dibuang Sembarangan

Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan mengatakan masih ada pihak yang sengaja membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Saluran pembuangan limbah cair milik PT Mitra Citarum Air Biru (MCAB) yang digunakan sebagai IPAL komunal untuk 24 pabrik di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akhirnya ditutup Satuan Petugas (Satgas) Sektor 7 Citarum Harum, Senin (23/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan mengatakan masih ada pihak yang sengaja membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbah medis secara sembarangan dengan modus penyalahgunaan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dadan Ramdan mengatakan berdasarkan hasil temuannya di beberapa wilayah, masih ada sejumlah perusahaan yang sengaja membuang limbah B3 secara illegal. Dadan menunjuk laporan yang diterima Walhi datang dari Kabupaten Bandung, Cirebon, Karawang, hingga Purwakarta.

“Kami biasanya mendapatkan laporan dari warga yang langsung ditindaklanjuti dengan melaporkan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar dan KLHK. Info terbaru memang limbah B3 itu banyak dibuang di Karawang,” katanya melalui ponsel, Jumat (1/2/2019).

Menurut Dadan, pembuangan limbah B3 maupun medis sudah diatur dalam PP 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3. Izin pengelolaan dan penyimpangan ini harus diperoleh dari Kementerian Lingkungan Hidup, termasuk limbah medis. 

“Limbah bahan berbahaya beracun itu bisa timbul dari industri tekstil dan kulit pengolahan, karet dan lain-lain,” kata Dadan yang merupakan ketua lembaga swadaya masyarakat untuk lingkungan tersebut.

Pengaduan yang pernah didapat Walhi Jabar misalnya mengenai pencemaran DAS Citarum di wilayah Majalaya. Di sana, pihaknya menemukan ada perusahaan yang membuang limbah batu bara secara tercecer. 

“Di situ nggak ada pabrik, ditaruh di pinggir sungai, waktu itu DLH bilang mau investasigasi siapa pembuangnya. Sudah ada pelaku, kita sendiri nggak tahu siapa dan pabriknya di mana,” kata dia.

Kabupaten Tasikmalaya Penghasil Kelapa Terbanyak di Jabar, Salim Group Diarahkan Investasi di Sana

Pembuangan limbah B3 ilegal juga diindikasikan dilakukan sejumlah pabrik di Purwakarta melalui sungai. Walhi menduga perusahaan yang sengaja membuang limbah tersebut sebenarnya mengantongi izin dari KLHK. 

“Kami sayangkan KLHK berikan izin pembuangan limbah B3, karena warga akan komplain ke KLHK yang beri izin,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved