Petugas Rutan Kebonwaru Sita Ponsel Narapidana yang Disebut Pemilik Ganja 1,5 Ton

Pemeriksaan terhadap narapidana Suparman di Rutan Kebonwaru untuk menindak lanjuti penangkapan tiga orang yang dilakukan BNN dan Bea Cukai

Petugas Rutan Kebonwaru Sita Ponsel Narapidana yang Disebut Pemilik Ganja 1,5 Ton
Istimewa
BNN dan Bea Cukai menyita sekira 1.500 kg ganja di dua lokasi, Bogor dan lokasi Cargo Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Rabu 30/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Petugas Rutan Kebonwaru menemukan ponsel dari narapidana, Suparman (60), yang disebut sebagai pemilik ganja 1,5 ton yang disita BNN dan Bea Cukai.

Pemeriksaan terhadap narapidana Suparman di Rutan Kebonwaru untuk menindak lanjuti penangkapan tiga orang yang dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Bea Cukai.

Penangkapan tiga orang di Bogor dan Bandara Soekarno Hatta itu terkait kepemilikan ganja 1,5 ton yang langsung disita pada Rabu (30/1/2019) malam. 

Dari hasil pemeriksaan BNN,  para tersangka yang ditangkap itu menyebut nama Parman di Rutan Kebonwaru sebagai pemilik ganja 1,5 ton itu.

"Tadi malam dari BNN hubungi kami terkait penangkapan tiga orang. ‎Langsung kami tindak lanjuti dengan BNN Provinsi Jabar dan Bandung untuk mengecek ke kamar Suparman," ujar Kepala Rutan Kebonwaru Bandung, Heri Kusrita, di Jalan Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Tempat Penahanan Ratna Sarumpaet Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Diprotes, Kemenkumham Kaji Lagi Remisi Bagi Napi Kasus Pembunuhan Jurnalis di Bali, I Nyoman Susrama

Ia mengatakan, penggeledahan tersebut untuk mencari alat komunikasi yang dipakai Suparman untuk berkomunikasi terkait pengirian ganja tersebut. Petugas sempat tidak menemukan barang ponsel yang dicari.

"Tim bersama kami kembali ke ruangan kamar Suparman dan ditemukan ponsel lipat merek Samsung di bawah lemari. Saat kami coba telepon ke salah satu nomor yang ada, ternyata nyambung ke BNN. Untuk pengembangannya kami serahkan ke BNN," ujar Heri.

Berdasarkan catatan Rutan Kebonwaru, Suparman merupakan terpidana kasus kepemilikan sabu yang divonis 20 tahun tahun penjara.

Ia sudah menjalani pidana di Rutan Kebonwaru selama 2 tahun. Selama dua tahun, ‎Suparman kerap bermasalah.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved