Breaking News:

Dinkes Kota Cirebon Sebut Fogging Kurang Ampuh Basmi DBD

pihaknya menyarankan warga dalam mengantisipasi penyakit DBD untuk menggunakan larvasida sebagai pembunuh jentik nyamuk

TRIBUN JABAR/TARSISIUS SUTOMONAIO
ILUSTRASI fogging untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue atau DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Kota Cirebon, Tri Mulyaningsih, menyebut fogging kurang ampuh dalam membasmi Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebab, menurut dia, fogging hanya membasmi nyamuk dewasa dan sama sekali tak menyentuh sarangnya.

Padahal, sarang nyamuk merupakan sumber utama mewabahnya DBD.

Mengingat setelah dilakukan fogging tidak menjamin jentik nyamuk akan mati.

"Kalau pemberantasan sarang nyamuk itu kan langsung ke sumbernya, regenerasinya putus di situ," kata Tri Mulyaningsih saat ditemui di Dinkes Kota Cirebon, Jl Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (1/2/2019).

3 Tahun Terakhir, Kasus Deman Berdarah di Kota Cirebon Turun Drastis, Ini Cara Dinkes Cegah DBD

Ubah Kebiasaan Ini agar Nyamuk Tak Berkembang Biak, Terutama Nyamuk Penyebab DBD

Selain itu, fogging hanya dapat dilakukan setelah ada pasien yang terserang DBD di suatu kawasan.

Hal itu menandakan keberadaan nyamuk aedes aegepty yang menularkan DBD.

Karenanya, pihaknya menyarankan warga dalam mengantisipasi penyakit DBD untuk menggunakan larvasida sebagai pembunuh jentik nyamuk.

"Larvasida itu disediakan gratis di puskesmas, sehingga warga yang membutuhkan tinggal datang saja di puskesmas," ujar Tri Mulyaningsih.

Ia mengatakan, jentik nyamuk banyak tumbuh di kompleks perumahan.

Pasalnya, banyak penampungan air tidak terkontrol dan terlindungi sinar matahari sehingga sangat ideal bagi nyamuk untuk bersarang.

"Larvasida bisa mengatasi itu. Jangan andalkan fogging," kata Tri Mulyaningsih.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved