Ketua DPRD Purwakarta Akui Tandatangani SP Perjalanan Dinas Fiktif, Tapi Bingung Jawab Pertanyaan

Ketua DPRD Purwakarta akui tandatangani surat perintah bintek, tapi bingung jawab pertanyaan jaksa dan hakim.

Ketua DPRD Purwakarta Akui Tandatangani SP Perjalanan Dinas Fiktif, Tapi Bingung Jawab Pertanyaan
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Ketua Komisi I DPRD Purwakarta Dendri Miftah Agustian saat melihat tandatangan dirinya tercantum dalam dokumen bintek fiktif, di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (23/1/2019). 

Adapun program kerja bintek anggota DPRD Purwakarta yang sudah dianggarkan dan dijadwalkan sepanjang 2016 yakni pada 25-28 Februari, di Novotel Hayam Wuruk Jakarta; 14 - 17 April di Mercure, Ancol Jakarta; 26-29 Mei, di Meridian Jakarta; 23-26 Juni, di Hotel Santika Bandung; 1-4 September, di Grand Campaka Bandung; 20-23 Oktober, di Hotel Aston Jakarta; dan 24-27 November, di Hotel Best Western Mangga Dua, Jakarta.

Tidak hanya surat perintah bintek pada 29 Juli 2016 saja yang ternyata kegiatannya tidak pernah dilakukan.

Jaksa Hendiko Meisan mengungkapkan surat perintah pimpinan DPRD Purwakarta terkait kunjungan kerja ke Kecamatan Darangdan pada 25 Januari, 26 Januari ke Kecamatan Kiarapedes, 28 Januari ke Kecamatan Sukasari, 1 Februari ke Pasawahan, dan 13 Februari ke Plered.

‎"Kami juga ada surat perintah ditandatangani pimpinan DPRD dan sekretaris terkait kunjungan ke beberapa kecamatan," ujar jaksa.

Empat puluh satu anggota DPRD Purwakarta di sidang pekan lalu tidak pernah menggelar kunjungan kerja ke beberapa kecamatan di Purwakarta itu.

Harus Ada Tersangka Baru dalam Kasus Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Purwakarta

Ketua DPRD Purwakarta Kembali Disebut di Persidangan Korupsi Perjalanan Dinas dan Bintek

Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved