Ketua DPRD Purwakarta Akui Tandatangani SP Perjalanan Dinas Fiktif, Tapi Bingung Jawab Pertanyaan

Ketua DPRD Purwakarta akui tandatangani surat perintah bintek, tapi bingung jawab pertanyaan jaksa dan hakim.

Ketua DPRD Purwakarta Akui Tandatangani SP Perjalanan Dinas Fiktif, Tapi Bingung Jawab Pertanyaan
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Ketua Komisi I DPRD Purwakarta Dendri Miftah Agustian saat melihat tandatangan dirinya tercantum dalam dokumen bintek fiktif, di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (23/1/2019). 

"Setiap surat perintah yang saya tandatangani, diparaf sekretaris. Jadi sebelum ditandatangani, diolah dulu di komisi lalu ke sekretariat," ujar Sarif.

Hendiko tampak tidak puas dengan jawaban Sarif. Ia menegaskan pertanyaan siapa yang membuat dan menandatangani surat perintah tersebut.

Sarif kembali mengakui, ia yang membuatnya dan belakangan, ia mengakui teledor karena tidak mengecek kembali setiap berkas yang ditandatangani. Apalagi, surat yang ia tandatangani terkait bintek fiktif itu tidak ada dalam program kerja DPRD Purwakarta.

"Dibuat dan ditandatangani oleh saya. ‎Saya akui, sebagai Ketua DPRD Purwakarta, banyak berhubungan dengan luar dewan jadi tidak fokus dan perhatikan administrasi," ujarnya.

Jaksa pun menunjukkan barang bukti surat perintah tersebut ke Sarif dan majelis hakim untuk mencocokkan kesesuaian tanda tangan Sarif. Dan ternyata, tanda tangan itu memang milik Sarif.

"Ya, ini cocok dengan tanda tangan saudara saksi (Sarif)," ujar Ketua Majelis Hakim, Sudira. Hakim Sudira pun turut bertanya, bagaimana bisa Sarif menandatangani surat perintah kegiatan yang justru kegiatannya sendiri tidak ada?

"Anda sebagai pimpinan bagaimana bisa begini, Anda sebagai pimpinan harusnya punya fungsi kontrol," ujar Sudira.

Sarif lagi-lagi tampak kebingungan dihadapkan pada pertanyaan itu dan melempar pada terdakwa M Ripai sebagai sekretaris DPRD yang seharusnya tahu.

"Ya itu pak sekwan (M ‎Ripai) gimana?" ujar Sarif. Sudira malah balik bertanya dan menegur Sarif yang merupakan adik dari Anggota DPR RI Ade Komarudin itu.

"Ya bagaimana," ujar Sarif, tidak bisa menjawab pertanyaan lagi.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved