Murid SD Tewas karena Tenggelam saat Hiking Pramuka, Gurunya Jadi Tersangka

Sebelum ditemukan tewas, murid SD itu dan teman-temannya meminta izin kepada guru olahraga untuk mandi di Parit Belanda. Sang guru melarang

Murid SD Tewas karena Tenggelam saat Hiking Pramuka, Gurunya Jadi Tersangka
shutterstock
Ilustrasi-- murid SD tenggelam. 

TRIBUNJABAR.ID, PEKANBARU- Murid SD bernama Jul Leo (11) tenggelam di Parit Belanda saat hiking pramuka, Jumat (25/1/2019) lalu.

Akibatnya, penyidik Polsek Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, menetapkan guru olahraga SDN 166 Pekanbaru, Abu Nazar, sebagai tersangka atas tewas murid SD itu.

Polisi menetapkan sang guru sebagai tersangka lantaran diduga lalai dalam mengawasi korban.

"Kami tetapkan tersangka, karena kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata Kapolsek Rumbai AKP Ardinal Effendi saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (30/1/2019).

Guru itu tidak ditahan karena pihak keluarga korban dan tersangka sudah berdamai.

"Mereka sudah berdamai, jadi kami tangguhkan penahanan tersangka. Nanti, kami lakukan penyidikan lebih lanjut," kata Ardinal.

Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat Dua Kali Lipat Dalam Waktu Sepekan

Kasus Tabrakan Mobil vs Pemotor di Solo, Ayah Korban Berharap Pelaku Dibebaskan Saja

Untuk diketahui, Jul Leo Syahputra tewas tenggelam di Parit Belanda (anak Sungai Siak), Jumat (25/1/2019) lalu.

Saat itu, korban dan sejumlah murid lainnya sedang melaksanakan hiking pramuka di bawah jembatan Siak IV, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau.

Sebelum ditemukan tewas, korban dan murid lainnya meminta izin kepada guru olahraga, Abu Nazar, untuk mandi di Parit Belanda.

Sang guru melarang muridnya, karena arus parit deras. Larangan dari guru tersebut tak dihiraukan para murid. Mereka tetap mandi bersama. Setelah itu, para murid kembali ke daratan.

Setelah dihitung, jumlah murid kurang satu orang. Para murid mengatakan bahwa Jul Leo hanyut di Parit Belanda, sehingga sang guru terjun ke parit untuk mencari korban namun tidak ditemukan.

Sejumlah warga yang sukarela menyelam di lokasi berhasil menemukan korban sebelum Tim Basarnas Pekanbaru tiba di lokasi. Korban ditemukan sudah meninggal dunia. (Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Murid SD Tewas saat Hiking Pramuka, Guru Olahraga Jadi Tersangka"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved