Dari 2.654 Pemohon, Baru 500 Sertifikat yang Diserahkan ke Warga Desa Panundaan Ciwidey

Sedikitnya 500 sertifikat tanah diserahkan kepada warga Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung oleh Badan Pertanahan Negara

Dari 2.654 Pemohon, Baru 500 Sertifikat yang Diserahkan ke Warga Desa Panundaan Ciwidey
TRIBUN PONTIANAK
Sertifikat tanah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, CIWIDEY - Sedikitnya 500 sertifikat tanah diserahkan kepada warga Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Bandung melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Rabu (30/1/2019).

Kepala Desa Panundaan Asep Mamun mengatakan, dari 2.654 pemohon baru sekitar 500 sertifikat yang diserahkan kepada warga Desa Panundaan.

"Kurang lebih berdasarkan data ada 500 berdasarkan jumlah pemohon bidang dari PTSL yang kami serahkan hari ini," kata Asep di sela-sela kegiatan pembagian Sertifikat kepada warga.

Dikatakan Asep masih banyak sisa pemohon yang belum mendapatkan sertifikat tanah. Pihaknya memastikan sertifikat para pemohon ini dapat diterbitkan, namun akan diproses secara bertahap.

Program PTSL yang merupakan Program Nawacita Presiden Joko Widodo ini sangat disambut baik oleh warga Desa Panundaan. Meski demikian masih ada warga yang enggan mengikuti program tersebut.

KPU Jabar akan Rekrut 966 Ribu Orang Petugas KPPS, Bakal Diberi Honor

"Yang sisa, ini mungkin karena warga masyarakat belum memiliki kesadarannya sendiri bahwa beberapa desa yang lain belum juga terbit atau belum bisa dicetak (sertifikatnya). Sehingga animonya ini beragam, mereka khawatir tidak terbit," tuturnya.

Masih Ada sekitar kurang lebih 1.400 dari jumlah DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak 4.000. Berdasarkan ketentuan dan aturan Permen program PTSL ini tetap dipungut biaya sebesar Rp 150 ribu untuk masyarakat.

Sementara Kepala Kantor BPN Kabupaten Bandung Atet Gandjar Muslihat menuturkan pembagian sertifikat ini merupakan pengajuan di tahun 2018. Dari target 60 ribu sertifikat BPN telah membagikan 43 ribu sertifikat tanah melalui program PTSL dan sisanya K3 artinya status subjek tanahnya belum memenuhi syarat.


"PTSL Tahun 2018 sebanyak 60 ribu, selesai yang bersertifikat 43 ribu sisanya K3 karena mereka banyak kepemilikan di luar kota. K3 itu, jadi tidak lengkap dan ada usulan dari desa tidak dimohonkan sertifikat itu," kata Kepala BPN Kabupaten Bandung Atet Gandjar Muslihat di lokasi.

Atet menyebutkan, untuk tahun 2019 sendiri pihaknya menargetkan 75 ribu sertifikat melalui program PTSL untuk warga yang tinggal di 20 desa yang ada di Kabupaten Bandung. Sejauh ini pihaknya sudah mulai melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat di 20 desa tersebut.

"Untuk tahun 2019 kurang lebih ada 20 desa, dengan target sebanyak 75 PTSL dan sekarang sudah mulai penyuluhan-penyuluhan," katanya.

BPN menargetkan 75 ribu PTSL ini selesai di bulan November. Dan awal Februari ini BPN akan mulai melakulan pengukuran tanah.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved