Senin, 13 April 2026

Dapat Rapor Nilai A dari Kementerian PANRB, Mang Oded: Seperti Keimanan

Pemerintah Kota Bandung mendapat predikat A atas hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Yongky Yulius
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Wali Kota Bandung, Oded M Danial atau akrab disapa Mang Oded ketika ditemui di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (28/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mendapat predikat A atas hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Syafruddin, kepada Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (28/1/2019).

Pria yang akrab disapa Mang Oded ini pun mengaku senang Kota Bandung berhasil meraih predikat A SAKIP 2018.

Ia berharap, ASN Pemkot Bandung termotivasi untuk meningkatkan kinerja untuk meraih prestasi lebih baik lagi.

“Bandung dapat mempertahankan predikat A, mudah-mudahan kami dapat mempertahankan. Kami tidak boleh puas dengan A ini, kami juga harus meningkat sampai ke AA,” ujarnya ketika ditemui wartawan termasuk Tribun Jabar setelah acara penyerahan penghargaan SAKIP.

Ia mengibaratkan penilaian SAKIP ini seperti keimanan, di kualitas kinerja bisa naik dan turun.

Provinsi Jabar dan Kota Bandung Raih Nilai A dalam Rapor dari Kementerian PANRB

“Yang namanya SAKIP ini seperti keimanan, iman itu naik turun. Iman itu bisa naik terus bertahan. Bisa naik ketika dipelihara dengan baik. Yang sudah ada manajemen dijaga, insya Allah bertahan, kalau tidak dipelihara, bisa turun,” ujarnya.

Dalam mendapat predikat A, kata Oded, pemerintah daerah tidak hanya memikirkan mengenai penyerapan daerah.

Lebih dari itu, pemerintah daerah juga harus memastikan kualitas dari penyerapan anggaran.

Manfaat program yang telah dibiayai melalui APBD, kata Oded, harus dirasakan oleh masyarakat.

“Untuk sampai ke A, kita itu luar biasa. Saya membawa gerbong ASN Kota Bandung itu dengan bimbingan dari Kementerian PANRB kita luar biasa. Mempertahankan dan meningkatkan itu lebih berat dibanding mencapai,” ujarnya.

Selain itu, menurut Oded, faktor yang membuat Kota Bandung mendapat predikat A adalah sistem e-budgeting yang telah berjalan baik.

Melalui sistem e-budgeting, penganggaran program pembangunan menjadi efisien.

“Kami ingin menghadirkan manajemen tentang anggaran ini lebih efisien. Ini mampu menghadirkan kualitas pembangunan yang baik, ditandai dengan kita mampu dengan pembangunan ini mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved