Pilpres 2019

Bantah Terlibat dalam Tabloid Indonesia Barokah, Ipang Wahid Disebut BPN Tidak Gentle

Meskipun membantah menurut Andre, Ipang Wahid mengakui sebagai inisiator gerakan Indonesia Barokah.

Bantah Terlibat dalam Tabloid Indonesia Barokah, Ipang Wahid Disebut BPN Tidak Gentle
dpd
Irfan Asyari Sudirman atau Ipang Wahid 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Naional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade angkat bicara mengenai bantahan Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irfan Asyari Sudirman atau Ipang Wahid sebagai pembuat Tabloid Indonesia Barokah.

Meskipun membantah menurut Andre, Ipang Wahid mengakui sebagai inisiator gerakan Indonesia Barokah.

"Ipang Wahid berarti mengakui dialah inisiator Indonesia Barokah dalam postingnya di media sosial," kata Andre saat dihubungi, Senin, (28/1/2019).

Sebagai seorang inisiator, Ipang Wahid menurut Andre tidak bisa lari dari tanggungjawab begitu saja.

Apalagi ia telah mengakui bahwa telah memproduksi konten video di website Indonesia Barokah.

"Karya karyanya dipajang di Website Indonesia Barokah, dan Instagram Indonesia barokah, bukti petunjuk website itu ada kaitanny dengan Ipang, tapi Ipang tidak berani bertanggungjawab," katanya.

Ipang menurut Andre tidak gentle dengan mengiyakan sebagai inisiator gerakan Indonesia Barokah namun membantah membuat tabloid Indonesia Barokah.

"Jawaban bahwa tabloid bukan saya yang bikin, saya hanya buat iklan, tapi insiatif Indonesia Barokah adalah saya jawaban yang sangat tidak gentle. Kalau begitu, semua orang bisa saja pakai Indonesia Barokah seenak udelnya dengan dalih kesamaan visi misi," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf Amin, Ipang Wahid menjawab tuduhan kepada dirinya terkait dengan beredarnya tabloid Indonesia Barokah yang isinya menyudutkan Prabowo-Sandiaga.

Ipang membantahnya dan ia memberikan penjelasan soal Indonesia Barokah.

Dalam akun Instagramnya, Ipang mengunggah video berjudul 'Islam Itu...'. dan di pojok kanan atas terdapat logo yang juga dipakai tabloid Indonesia Barokah.

Dalam penjelasannya, dia mengatakan Indonesia Barokah merupakan gerakan yang bersifat terbuka dan siapa pun bisa berkontribusi.

Berkontribusi yang dimaksud Ipang adalah mendatangkan kebaikan bagi Indonesia.

"Indonesia Barokah adalah gerakan yang bersifat terbuka; siapapun boleh dan atau bisa ikut berkontribusi. Berkontribusi apa? Sebagaimana namanya "Indonesia Barokah"; berkontribusi untuk mendatangkan kebaikan bagi Indonesia," ucap Ipang dalam akun Instagramnya yang dilihat Tribunnews.com , Senin (28/1/2019).

Ipang menegaskan, dirinya sama sekali tidak terlibat dan bukan pembuat tabloid Indonesia Barokah yang diketahui sudah menyebar ke beberapa daerah.

"Tekait Tabloid Indonesia Barokah, Demi Allah, saya tegaskan. Bahwa Saya Bukan Pembuat Tabloid Indonesia Barokah. Saya juga tidak terlibat dalam bentuk apapun atas tabloid tersebut," tegas Ipang dalam akun instagramnya.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved