Anak Kembar Asal Kota Cimahi Terserang Penyakit DBD, Seperti Ini Kondisinya Sekarang

Sejumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) hingga kini masih banyak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

Anak Kembar Asal Kota Cimahi Terserang Penyakit DBD, Seperti Ini Kondisinya Sekarang
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Rita Ningsih (41) (memakai jaket) saat menunggu anaknya di RSUD Cibabat, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sejumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) hingga kini masih banyak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat (RSUD Cibabat), Kota Cimahi.

Rita Ningsih (41) misalnya, warga Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi itu terlihat cemas karena anaknya kembarnya, Raisya Humaira (6) dan Nasya Humaira (6) masih terbaring lemas di ruang tambahan khusus DBD.

Saat menemani anaknya yang tengah tertidur pulas dengan menggunakan infus di tangannya, ia terlihat tak kuasa melihat kesedihannya.

Sembari menangis, ia terus menatap kondisi buah hatinya itu.

Dua Warga Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia karena DBD, Total Terjadi 53 Kasus DBB

Rita mengatakan, anaknya terjangkit penyakit itu sejak dirawat sejak Rabu pekan lalu, kemudian dipindah ke ruang khusus RSUD Cibabat setelah mendapat rujukan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Cimahi Utara.

"Awalnya dia (Raisya) mengalami demam tinggi sejak Senin, pekan lalu. Setelah diberikan obat panasnya tak kunjung turun, lalu Senin sore itu panas, langsung dikasih paracetamol. Terus hari Rabu langsung dibawa ke Puskemas," ujarnya di RSUD Cibabat, Senin (27/1/2019).

Ia mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di Puskemas, termasuk pemeriksaan darah, trombositnya mencapai 150 ribu, namun kondisinya lemah, sehingga harus dirawat RSUD Cibabat dan langsung dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD).

Pasien DBD di RSUD Cibabat Didominasi Warga Cimahi, Total Ada 32 Anak-anak

"Kemudian, memasuki hari keenam trombositnya menurun hingga 42 ribu, lalu dipindahkan ke ruang Intensif Care Unit (ICU) untuk dilakukan observasi," kata Rita.

Raiysa belum sembuh, Rita juga harus menerima kenyataan bahwa kembaran Raiysa, yakni Nasya Humaira (6) juga terpaksa harus menyusul dirawat di RSUD Cibabat karena terjangkit penyakit yang sama.

"Nasya sempat dibawa ke IGD hari Minggu kemarin (27/1/2019). Namun sempat dibawa pulang karena kondisinya dianggap membaik," kata dia.

Setelah pulang, lanjutnya, ternyata kondisinya kembali menurun, sehingga saat ini, Nasya harus kembali di rawat di RSUD Cibabat.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Cibabat, Reri Marliah menambahkan, saat ini Raiysa Humaira yang terlebih dahulu terjangikit DBD sudah berada di ruang ICU.

"Itu untuk dilakukan observasi karena kondisinya yang terus menurun," katanya.

Sedangkan, kembarannya Nasya Humaira, lanjut dia, saat ini berada ruang rawat tambahan untuk mendapat perawatan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved