Polda Jabar Kawal Dana Bansos Senilai Rp 54 Triliun, Biar Tepat Sasaran dan Tidak Disalahgunakan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Samudi mengatakan Polda Jabar telah membentuk Satuan Tugas Daerah untuk dana bantuan sosial

Polda Jabar Kawal Dana Bansos Senilai Rp 54 Triliun, Biar Tepat Sasaran dan Tidak Disalahgunakan
dok.tribun
Tumpukan uang sebanyak Rp 10,2 miliar hasil tindak pidana korupsi dana Bansos, di Pendopo, Selasa (17/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Samudi mengatakan Polda Jabar telah membentuk Satuan Tugas Daerah untuk dana bantuan sosial (bansos).

"Satgas daerah ini dipimpin oleh Wakapolda Jabar. Kemarin di pusat ada MoU antara Polri dan Kementerian Sosial, intinya berisi meminta pengamanan dan penegakan hukum terhadap bantuan sosial. MoU yang dibuat di pusat, dibuat juga di daerah-daerah," kata Kombes Pol Samudi di GOR Bulutangkis, Kota Bandung, Jumat (25/1/2019).

Ditingkat Polres-Polres dijelaskan Samudi akan diketuai oleh Wakapolres. Tujuannya agar bantuan sosial bisa tepat sasaran, tepat waktu, tepat teknis dan tepat guna agar tidak disalahgunakan dan tepat sasaran.

Harapannya, melalui bantuan hukum tersebut, bantuan sosial tersebut bisa berjalan sesuai harapan. Jika ada temuan penyalahgunaan bantuan sosial, Samudi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

Tausiah Ustaz Abdul Somad di Stadion GBLA Digelar Pukul 19.50 tapi Sejak Siang Jemaah Sudah Datang

"Akan ditelusuri apakah ada unsur kesengajaan atau tidak, jika ada akan ditindaklanjuti menggunakan penegakan hukum. Dananya cukup besar yaitu Rp 54 triliun," katanya.


Kombes Pol Samudi menambahkan bahwa wewenang Polri hanya untuk pengawalan, sementara untuk penyimpanan dan penyaluran dana sosial dilakukan oleh Dinas Sosial.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved